Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kemdiktisaintek Dorong Kampus Aman dan Bebas Kekerasan di Perguruan Tinggi

Kemdiktisaintek Dorong Kampus Aman dan Bebas Kekerasan di Perguruan Tinggi

  • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
  • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumi24Jam – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mengajak seluruh sivitas akademika menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan. Melalui media sosial resminya, Kemdiktisaintek mendorong mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kesadaran tentang pencegahan kekerasan di perguruan tinggi.

Selain itu, Kemdiktisaintek mengingatkan warga kampus agar memahami berbagai bentuk kekerasan yang tercantum dalam Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024. Dengan memahami aturan tersebut, sivitas akademika dapat mencegah dan menangani kasus kekerasan secara lebih efektif.

Kenali Berbagai Bentuk Kekerasan

Permendikbudristek Nomor 55 Tahun 2024 memperluas cakupan penanganan kekerasan di perguruan tinggi. Aturan ini tidak hanya mengatur kekerasan seksual. Pemerintah juga memasukkan kekerasan fisik, kekerasan psikis, perundungan (bullying), diskriminasi, intoleransi, dan kebijakan yang mengandung unsur kekerasan.

Karena itu, Kemdiktisaintek mengajak mahasiswa dan seluruh warga kampus mengenali setiap bentuk kekerasan. Dengan begitu, mereka dapat mengambil langkah pencegahan lebih cepat. Mereka juga dapat segera melaporkan pelanggaran yang terjadi di lingkungan kampus.

Kampus Aman Jadi Tanggung Jawab Bersama

Setiap perguruan tinggi membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT). Melalui satgas tersebut, kampus melakukan pencegahan, menerima laporan, mendampingi korban, dan menangani kasus sesuai aturan yang berlaku.

Selain melapor kepada Satgas PPKPT, sivitas akademika dapat menyampaikan pengaduan kepada Inspektorat Jenderal Kemdiktisaintek. Mereka juga bisa memanfaatkan portal Sahabat (Satgas Harmoni, Anti Kekerasan, dan Bantuan Tanggap) untuk memperoleh bantuan dan pendampingan.

Dengan berbagai langkah tersebut, Kemdiktisaintek terus mendorong perguruan tinggi membangun budaya saling menghormati. Selanjutnya, kampus dapat melindungi hak setiap individu dan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman. Pada akhirnya, seluruh sivitas akademika dapat belajar, berkolaborasi, dan berkembang tanpa rasa takut terhadap kekerasan.

  • Penulis: Nazwa Alfani Mulyadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ORMIK UBSI Sukabumi Jadi Titik Awal Maba Asah Kreativitas dan Keberanian

    ORMIK UBSI Sukabumi Jadi Titik Awal Maba Asah Kreativitas dan Keberanian

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Ina Haryani
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com, Sukabumi – Memulai kehidupan perguruan tinggi bukan hanya tentang mengikuti perkuliahan. Mahasiswa baru juga perlu membangun semangat, memperluas relasi, dan berani mengembangkan potensi diri. Semangat tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Orientasi Akademik (ORMIK) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi pada (18/9) ORMIK UBSI Sukabumi tahun ini mengangkat tema “Bright, Spirit, Initiative”. Melalui tema […]

  • Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Peran dalam Pembangunan Nasional

    Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Peran dalam Pembangunan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menggelar Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 pada 26–28 Juni 2026. Forum ini mempertemukan pemerintah, pimpinan perguruan tinggi, akademisi, peneliti, serta pelaku industri. Melalui kegiatan tersebut, Kemdiktisaintek ingin memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional. Kemdiktisaintek menegaskan bahwa perguruan tinggi berperan penting dalam mencetak sumber daya manusia […]

  • PRIBUMI Batch 3 Akan Digelar, Cetak Pemuda Sukabumi Peduli Sosial dan Pendidikan

    PRIBUMI Batch 3 Akan Digelar, Cetak Pemuda Sukabumi Peduli Sosial dan Pendidikan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Nazwa Pharida
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam, Sukabumi – Pelatihan PRIBUMI Batch 3 Sukabumi kembali hadir untuk membangun generasi muda yang berkarakter, peduli pendidikan, dan aktif berkontribusi dalam aksi sosial. PRIBUMI menginisiasi wadah ini khusus bagi pemuda di Kabupaten serta Kota Sukabumi yang ingin mengembangkan potensi dirinya secara maksimal. Tahapan Seleksi Pelatihan Proses rekrutmen ini berlangsung cukup ketat. Panitia membuka pendaftaran […]

  • Mengapa Kopi Nako Sukabumi Selalu Ramai? Ini Daya Tariknya bagi Pengunjung

    Mengapa Kopi Nako Sukabumi Selalu Ramai? Ini Daya Tariknya bagi Pengunjung

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Ina Haryani
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com – Tren bekerja dan bersantai di kedai kopi terus berkembang di berbagai daerah, termasuk Kota Sukabumi. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap ruang publik yang nyaman, Kopi Nako Sukabumi hadir sebagai destinasi favorit untuk menikmati kopi. Banyak pengunjung juga menghabiskan waktu bersama keluarga, teman, maupun rekan kerja di tempat ini, yang berlokasi di Jl […]

  • NPCI Kota Sukabumi Peparda Jabar 2026

    NPCI Kota Sukabumi Siapkan 16 Atlet Paralimpik, Bidik 5 Emas di Peparda Jabar 202

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Novita Berliana
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com, Sukabumi – NPCI Kota Sukabumi Peparda Jabar 2026 menjadi fokus utama organisasi dalam mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat. Sebanyak 16 atlet paralimpik saat ini menjalani pembinaan intensif untuk menghadapi ajang olahraga disabilitas terbesar di Jawa Barat yang akan berlangsung pada November 2026. Ketua NPCI Kota Sukabumi, Elvan Leonardi, mengatakan […]

  • Pemerintah Siapkan 10 Universitas Kedokteran dan Sains, Gandeng Imperial College London

    Pemerintah Siapkan 10 Universitas Kedokteran dan Sains, Gandeng Imperial College London

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam – Pemerintah terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui pengembangan perguruan tinggi berstandar internasional. Pemerintah menyiapkan pembangunan 10 universitas kedokteran dan sains dengan menggandeng Imperial College London, salah satu universitas terbaik dunia di bidang sains, teknologi, teknik, kedokteran, dan kesehatan. Presiden Prabowo Subianto membahas rencana tersebut bersama delegasi Imperial College London di Istana Merdeka, Jakarta, […]

expand_less