UBSI Sukabumi Gelar BKOT Gelombang 2, Sosialisasikan Perkuliahan dan Dukung Orang Tua Pantau Mahasiswa
- account_circle Nazwa Pharida
- calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumi24jam.com –Universitas BSI Kampus Sukabumi kembali menggelar kegiatan Bincang Kampus Bersama Orang Tua (BKOT) Gelombang 2 pada Sabtu, 22 Agustus 2026 pukul 09.00–11.00 WIB di Aula Kampus BSI Sukabumi A. Kegiatan ini diikuti oleh orang tua mahasiswa baru 2026.
UBSI menggelar BKOT sebagai forum silaturahmi sekaligus sosialisasi bagi orang tua agar dapat mengenal lebih dekat sistem perkuliahan di UBSI, mulai dari semester awal hingga mahasiswa lulus.
Narasumber Jelaskan Kegiatan Akademik Mahasiswa
Kegiatan ini menghadirkan Agung Wibowo, M.Kom selaku Kaprodi Sistem Informasi dan Sistem Informasi Akuntansi serta Dede Wintana, M.Kom selaku Staff Kemahasiswaan sebagai narasumber.
Dalam paparannya, pa Agung Wibowo menyampaikan bahwa kegiatan akademik di UBSI tidak hanya berlangsung di dalam kelas.
“Di awal semester biasanya ada Seminar, Workshop atau Pelatihan bagi mahasiswa. Di tingkat selanjutnya ada Uji Profisiensi untuk mengukur kemampuan mahasiswa. Menjelang akhir perkuliahan juga ada Sertifikasi Kompetensi. Semua kegiatan ini bisa dicatatkan di SKPI dengan biaya yang sangat terjangkau,” jelasnya.
Pa Agung juga menjelaskan bahwa SKPI atau Surat Keterangan Pendamping Ijazah merupakan dokumen penting yang mendukung keilmuan mahasiswa selain ijazah saat lulus nanti.
Orang Tua Antusias Menanyakan Perkuliahan
Antusiasme orang tua terlihat dari banyaknya pertanyaan yang mereka ajukan selama kegiatan berlangsung. Ibu Ingka Fauziah dari Prodi SIA menanyakan lulusan prodi komputer.
“Apakah anak saya kuliah di jurusan komputer di sini outputnya akan jadi programmer atau user?”
Menanggapi pertanyaan tersebut, Pa Agung menjelaskan bahwa UBSI memiliki sertifikasi untuk menilai kemampuan programmer.
UBSI Perkenalkan Aplikasi MyUBSIParent
Menjawab pertanyaan mengenai aplikasi yang dapat digunakan orang tua untuk memantau mahasiswa, pihak kampus memperkenalkan aplikasi MyUBSIParent.
Sementara itu, untuk jadwal kuliah semester 1, Pa Agung menjelaskan bahwa mahasiswa akan menempuh 30 SKS.
“Jika dihitung, dalam 3 hari untuk 30 SKS sudah tercapai. Jadi mahasiswa tidak akan setiap hari ke kampus. Mahasiswa bisa cek kegiatannya di aplikasi My Student.”
Terkait seragam, mahasiswa diperbolehkan berpakaian bebas dengan tetap mengenakan pakaian yang tertutup dan sopan. Kampus hanya menyediakan jas almamater. Namun, saat UTS dan UAS, mahasiswa wajib mengenakan pakaian hitam putih lengkap dengan almamater.
BSI Explore Jadi Program Pengganti KKN
Pa Dede Wintana juga menjelaskan program BSI Explore sebagai pengganti KKN.
“Program ini tidak wajib dan diikuti secara sukarela. Mahasiswa tidak perlu mengeluarkan biaya selama mengikuti program. Selama 3 minggu di desa terpilih, kampus menanggung biaya tempat tinggal, transportasi, uang makan, dan biaya pengabdian mahasiswa. Mahasiswa juga mengikuti kegiatan selama libur kuliah sehingga kegiatan tersebut tidak mengganggu perkuliahan.”
- Penulis: Nazwa Pharida

Saat ini belum ada komentar