Wamendikdasmen Tinjau Pemanfaatan PID di Tanjungpinang, Pembelajaran Makin Interaktif
- account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
- calendar_month Senin, 27 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Cr ; ANTARA News Kepri
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumi24Jam – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, meninjau penggunaan Papan Interaktif Digital (PID) di SMP Negeri 16 Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau, pada Jumat (24/7/2026). Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mempercepat digitalisasi pembelajaran di sekolah.
PID Hadirkan Pengalaman Belajar yang Lebih Interaktif
Atip menyaksikan langsung proses belajar yang memanfaatkan PID sebagai media pembelajaran. Menurutnya, teknologi tersebut mengubah cara guru menyampaikan materi kepada siswa.
“Anak-anak tidak hanya mendengar, tetapi juga melihat, mengamati, dan memahami konsep secara lebih konkret,” ujar Atip.
Ia menilai PID mampu meningkatkan keterlibatan siswa selama pembelajaran. Selain itu, guru juga lebih mudah menjelaskan materi karena teknologi tersebut menghadirkan visual yang lebih menarik.
Guru dan Siswa Merasakan Dampaknya
Guru Biologi SMP Negeri 16 Tanjungpinang, Yolanda, menjelaskan bahwa PID membantu guru menerangkan materi yang sulit dipahami. Melalui perangkat tersebut, siswa dapat melihat objek tiga dimensi, memutar gambar, dan mengamati berbagai konsep dari banyak sudut.
Cara belajar seperti itu membuat siswa lebih mudah memahami materi, termasuk tata surya dan struktur sel. Teknologi tersebut juga meningkatkan minat belajar karena siswa dapat berinteraksi langsung dengan materi yang ditampilkan.
Sesi kuis interaktif turut mendorong siswa untuk lebih aktif di kelas. Mereka lebih percaya diri saat maju ke depan kelas dan berdiskusi bersama guru maupun teman-temannya.
Kemendikdasmen terus mendorong pemanfaatan PID di berbagai sekolah. Program ini bertujuan menghadirkan pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, juga menargetkan distribusi PID terus bertambah sehingga semakin banyak sekolah dapat memanfaatkan teknologi tersebut untuk mendukung proses belajar mengajar.
- Penulis: Nazwa Alfani Mulyadi

Saat ini belum ada komentar