Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Tragis! Bocah 5 Tahun yang Hilang Misterius di Sukabumi Ditemukan Tewas di Sungai Cicatih

Tragis! Bocah 5 Tahun yang Hilang Misterius di Sukabumi Ditemukan Tewas di Sungai Cicatih

  • account_circle Rifa Firyal Zhahara
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

sukabumi24jam.com, Sukabumi – Operasi pencarian intensif tim SAR gabungan membuahkan hasil pilu. Petugas menemukan Fadlan Alfarizi (5), bocah yang sempat hilang misterius di Kampung Babakan Gobang, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (4/7/2026) siang.

Tim SAR menemukan jasad anak kedua dari pasangan Wiwin Saepudin (42) dan Irma Wati (36) ini sekitar pukul 13.32 WIB. Posisi penemuan jasad berada di aliran Sungai Cicatih, berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian dekat musala.

Sebelumnya, pihak keluarga melaporkan kehilangan Fadlan sejak Jumat (3/7/2026) sore. Namun, karena pemukiman warga terletak sangat dekat dengan bibir sungai, muncul dugaan kuat bahwa korban terpeleset dan hanyut.

Warga Pertama Kali Melihat Jasad Korban

Informasi penemuan ini pertama kali datang dari warga setempat yang kebetulan sedang menjaring ikan dan memancing di sungai. Warga melihat sesosok tubuh dalam posisi terlungkup mengambang di aliran air, lalu segera melapor ke petugas.

Tim SAR langsung bergerak cepat menuju lokasi dan mengevakuasi jasad korban. Saat petugas mengangkat jasad tersebut, korban masih mengenakan pakaian lengkap, yaitu kaus biru bergambar karakter Labubu dan celana pendek abu-abu.

Komandan Tim Pos SAR Sukabumi, Arizal, mengonfirmasi keberhasilan evakuasi tersebut kepada media.

“Alhamdulillah, pada siang hari ini korban ananda atas nama Fadlan telah ditemukan sekitar pukul 13.32 WIB dengan jarak dari titik kejadian sekitar 500 meter,” ujar Arizal.

Arizal juga memastikan kondisi fisik korban saat tim mengangkatnya dari sungai. “Korban masih menggunakan baju lengkap sesuai ciri-ciri yang telah diberikan oleh pihak keluarga. Untuk kondisinya sendiri meninggal dunia,” katanya singkat.

Terkait dugaan luka benturan pada tubuh bocah tersebut, tim SAR belum bisa memberikan jawaban pasti. “Untuk luka benturan tadi kami tidak terlalu melihat karena kebetulan ada pihak dokter yang akan memeriksanya,” jelas Arizal.

Sempat Misterius dan Terkendala Arus Deras

Sebelum menemukan jasad korban, aparat kepolisian sempat enggan berspekulasi mengenai penyebab hilangnya Fadlan. Hal ini karena tidak ada satu pun saksi mata yang melihat langsung korban terjatuh ke sungai pada hari Jumat.

Kapolsek Nagrak, IPTU Subit Sudrajat, sempat memberikan pernyataan pada Jumat malam terkait status korban. “Jadi kita belum mengasumsikan bahwa itu tenggelam. Karena tidak ada orang yang melihat terjatuh ke sungai. Yang jelas, hari ini adanya kejadian orang hilang,” kata Subit.

Namun, dugaan perangkat desa ternyata terbukti setelah tim SAR menggelar operasi hari kedua dengan membagi kekuatan menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menjelaskan bahwa pihaknya membagi area pencarian agar proses deteksi berjalan optimal. Tim menggunakan alat deteksi bawah air Aqua Eye pada radius 100 meter dan melakukan penyelaman.

Selain itu, tim lain melakukan penyisiran darat sejauh 2 kilometer di sepanjang bantaran sungai. Tim ketiga menerjunkan drone termal untuk memantau area dari udara dengan cakupan 300 meter.

Arizal mengungkapkan bahwa derasnya arus Sungai Cicatih dan kondisi air yang keruh menjadi tantangan terbesar bagi para penyelam. “Kendalanya saat proses penyelaman, arus air sangat deras dan kondisi air zero visibility atau jarak pandang nol,” jelasnya.

Setelah proses evakuasi selesai, petugas langsung membawa jenazah Fadlan menuju rumah duka. Pihak kepolisian kini tengah berkoordinasi dengan keluarga untuk penanganan lebih lanjut.

  • Penulis: Rifa Firyal Zhahara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Goa Buniayu Sukabumi, Destinasi Wisata Alam Bawah Tanah

    Goa Buniayu Sukabumi, Destinasi Wisata Alam Bawah Tanah

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle ⁠Putri Indah Kirana
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam – Goa Buniayu Sukabumi menjadi salah satu destinasi wisata alam yang menarik perhatian wisatawan pencinta petualangan. Kawasan ini menawarkan pengalaman menjelajahi goa dengan lorong alami, stalaktit, dan stalagmit yang terbentuk selama ribuan tahun. Keunikan tersebut menjadikan Goa Buniayu sebagai salah satu wisata alam unggulan di Kabupaten Sukabumi. Banyak wisatawan datang bersama keluarga, komunitas, maupun […]

  • Game Horror Kian Digemari Generasi Z, Sensasi Menegangkan Jadi Hiburan Favorit

    Game Horror Kian Digemari Generasi Z, Sensasi Menegangkan Jadi Hiburan Favorit

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Nazwa Pharida
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com –Game horror semakin menarik perhatian generasi muda di era digital. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai judul game bertema horor berhasil mencuri perhatian pemain karena menawarkan pengalaman bermain yang menegangkan sekaligus menghibur. Berbeda dengan game aksi atau olahraga, game horror menghadirkan suasana yang penuh kejutan. Pemain harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari memecahkan teka-teki, melarikan […]

  • UBSI Buka 4 Prodi Baru untuk Jawab Kebutuhan SDM Masa Depan

    UBSI Buka 4 Prodi Baru untuk Jawab Kebutuhan SDM Masa Depan

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Ina Haryani
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com – Jakarta, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) resmi membuka babak baru dalam pengembangan pendidikan tinggi. Kampus Digital Kreatif ini menerima Surat Keputusan (SK) penyatuan Akademi Keperawatan (Akper) Bina Insan sekaligus mengantongi izin pembukaan tiga program studi baru, yaitu Hukum (S1), Psikologi (S1), dan Hubungan Internasional (S1). Langkah tersebut memperluas pilihan pendidikan bagi masyarakat. UBSI […]

  • Belajar Basis Data di Sistem Informasi: Skill Wajib untuk Bersaing di Dunia Kerja

    Belajar Basis Data di Sistem Informasi: Skill Wajib untuk Bersaing di Dunia Kerja

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Naurah Rayyani Sri Rezeki
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, data kini bertransformasi menjadi aset paling berharga bagi perusahaan dan organisasi. Berbagai aktivitas harian, mulai dari transaksi keuangan, pencatatan informasi pelanggan, hingga laporan operasional, membutuhkan sistem pengelolaan data yang terstruktur. Oleh karena itu, kondisi ini menjadikan penguasaan basis data (database) sebagai skill wajib bagi mahasiswa Sistem Informasi. Mempelajari […]

  • Wisata Alam Sukabumi, Curug Cikaso Jadi Favorit Wisatawan

    Wisata Alam Sukabumi, Curug Cikaso Jadi Favorit Wisatawan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle ⁠Putri Indah Kirana
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com – Wisata alam Sukabumi terus menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah. Salah satu destinasi yang banyak dikunjungi adalah Curug Cikaso. Air terjun ini menawarkan pemandangan yang indah serta suasana yang sejuk. Banyak wisatawan datang untuk menikmati keindahan alam yang masih terjaga. Selain itu, lokasi ini juga cocok untuk melepas penat setelah menjalani aktivitas sehari-hari. […]

  • Film Jangan Buang Ibu Hadirkan Kisah Haru tentang Pengorbanan Seorang Ibu

    Film Jangan Buang Ibu Hadirkan Kisah Haru tentang Pengorbanan Seorang Ibu

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam, Sukabumi — Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan film drama keluarga yang menyentuh hati melalui film Jangan Buang Ibu. Leo Pictures menjadwalkan film ini tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 25 Juni 2026. Film tersebut mengangkat kisah perjuangan seorang ibu dalam membesarkan anak-anaknya di tengah berbagai kesulitan hidup. Kisah Perjuangan Ibu Ristiana Nirina Zubir memerankan […]

expand_less