Lastri: Arwah Kembang Desa Angkat Kisah Balas Dendam Penuh Teror, Tayang 16 Juli 2026
- account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
- calendar_month Senin, 13 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Cr : Panduan Film - Lembaga Sensor Film
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumi24Jam – Industri film horor Indonesia kembali menghadirkan tontonan baru melalui Lastri: Arwah Kembang Desa. Abelle Pictures akan merilis film ini di seluruh bioskop Indonesia pada 16 Juli 2026. Sutradara Hendry Tivo mengangkat legenda urban dari Pati, Jawa Tengah, lalu mengemasnya menjadi kisah horor yang memadukan drama, misteri, dan emosi.
Film ini tidak hanya mengandalkan adegan mengejutkan. Hendry Tivo juga menyuguhkan cerita tentang fitnah, pengkhianatan, dan balas dendam yang memicu teror supranatural. Alur cerita berkembang secara bertahap sehingga ketegangan terus terasa hingga akhir film.
Teror Arwah Lastri Menghantui Desa
Cerita berfokus pada Atmi, seorang perempuan yang terus mengalami gangguan gaib dari sosok misterius. Lambat laun, Atmi menyadari bahwa teror tersebut berkaitan dengan peristiwa kelam yang terjadi puluhan tahun lalu.
Sosok yang menghantuinya ialah Lastri, perempuan cantik yang dikenal sebagai kembang desa. Pada masa mudanya, Lastri menikah dengan Turenggo, seorang juragan tambang pasir. Namun, fitnah dan rasa iri dari Darman serta Atmi muda menghancurkan kebahagiaan mereka. Tragedi itu mengubah hidup Lastri dan memicu arwahnya kembali untuk menuntut keadilan.
Hana Saraswati Pimpin Deretan Pemeran
Hana Saraswati memerankan karakter Lastri, sedangkan Audy Bella memerankan Atmi. Film ini juga menghadirkan Gary Iskak, Yama Carlos, Ratu Meta, Rizal Djibran, Nando Hilmy, Debby Sahertian, dan Ingrid Wijanarko.
Kehadiran para aktor tersebut memperkuat konflik dan suasana mencekam di sepanjang cerita. Film ini juga menjadi salah satu penampilan layar lebar terakhir Gary Iskak sehingga memberikan kesan emosional bagi para penggemarnya.
Padukan Horor dan Legenda Lokal
Hendry Tivo membangun ketegangan melalui suasana yang sunyi, misterius, dan penuh tekanan psikologis. Ia juga memadukan unsur budaya lokal dengan legenda masyarakat sehingga cerita terasa lebih dekat dengan penonton.
Melalui perpaduan kisah balas dendam, konflik keluarga, dan mitos yang berkembang di masyarakat, Lastri: Arwah Kembang Desa masuk dalam daftar film horor Indonesia yang paling dinantikan pada Juli 2026. Selain menghadirkan teror, film ini juga mengingatkan penonton tentang dampak fitnah, kecemburuan, dan ketidakadilan yang dapat menghancurkan kehidupan seseorang.
- Penulis: Nazwa Alfani Mulyadi

Saat ini belum ada komentar