Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Sukabumi » 164 Ribu Warga Kabupaten Sukabumi Dinonaktifkan dari BPJS Kesehatan PBI, Pemda Turun Tangan Menangani Dampaknya

164 Ribu Warga Kabupaten Sukabumi Dinonaktifkan dari BPJS Kesehatan PBI, Pemda Turun Tangan Menangani Dampaknya

  • account_circle Novita Berliana
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumi24jam, Sukabumi – Sebanyak 164 ribu warga Kabupaten Sukabumi kehilangan status aktif kepesertaan BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) pada awal 2026. Akibatnya, ribuan warga tidak lagi bisa menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk mengakses layanan kesehatan gratis di berbagai fasilitas kesehatan.

Kementerian Sosial Republik Indonesia melakukan validasi dan pemutakhiran data penerima bantuan sosial melalui Surat Keputusan Nomor 3 Tahun 2026. Melalui proses itu, pemerintah pusat mencoret peserta yang tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan iuran dari APBN.

Validasi Data Picu Penonaktifan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, membenarkan jumlah peserta yang terdampak cukup besar. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat mengirimkan hasil validasi tersebut ke pemerintah daerah.

“Penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan segmen PBI yang bersumber dari APBN mencapai 164 ribu peserta di Kabupaten Sukabumi. Data tersebut merupakan hasil validasi dari pemerintah pusat,” ujar Masykur Alawi.

Ia menjelaskan, sistem pemutakhiran data menempatkan sebagian peserta ke kategori masyarakat mampu atau di luar desil terbawah dalam basis data sosial ekonomi nasional. Karena perubahan kategori itu, pemerintah pusat menghentikan bantuan iuran mereka.

Banyak warga baru mengetahui status nonaktif saat hendak berobat. Beberapa pasien bahkan sudah berada di rumah sakit ketika petugas menyampaikan bahwa kartu BPJS Kesehatan mereka tidak aktif.

Pemkab Sukabumi Ambil Langkah Cepat

Bupati Sukabumi Asep Japar langsung merespons kondisi tersebut. Ia menyatakan pemerintah daerah segera menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat untuk memperjuangkan warga yang masih layak menerima bantuan.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar masyarakat yang memang masih memenuhi syarat bisa kembali aktif,” ujar Asep Japar.

Pemkab Sukabumi juga menginstruksikan rumah sakit dan puskesmas agar tetap melayani pasien, terutama dalam kondisi darurat. Dinas Kesehatan bersama Dinas Sosial membuka layanan konsultasi dan pendampingan bagi warga yang ingin mengecek status kepesertaan maupun mengurus reaktivasi.

Proses Reaktivasi Perlu Tahapan

Pemerintah daerah menegaskan bahwa proses reaktivasi memerlukan tahapan administrasi sesuai aturan yang berlaku. Karena itu, petugas tidak dapat menyelesaikan pengaktifan kembali dalam waktu singkat.

Pemkab mengimbau masyarakat untuk secara aktif memeriksa status kepesertaan melalui kanal resmi BPJS Kesehatan atau mendatangi kantor terkait agar tidak mengalami kendala saat membutuhkan layanan medis.

Penonaktifan 164 ribu peserta PBI ini memicu keresahan di tengah masyarakat Kabupaten Sukabumi. Meski demikian, pemerintah daerah berkomitmen mengawal proses reaktivasi agar warga yang masih memenuhi syarat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan.

  • Penulis: Novita Berliana
  • Editor: Rifa Firyal Zhahara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemacetan di Palabuhanratu Viral di Media Sosial, Wisatawan Terjebak Berjam-jam

    Kemacetan di Palabuhanratu Viral di Media Sosial, Wisatawan Terjebak Berjam-jam

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Nazwa Pharida
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam, Sukabumi – Kemacetan parah melanda kawasan Palabuhanratu pada momen libur Lebaran 2026. Lonjakan kendaraan menuju jalur wisata memicu antrean panjang hingga peristiwa tersebut viral di media sosial. Video yang beredar di medsos memperlihatkan arus lalu lintas tersendat. Kendaraan hanya bergerak perlahan, sementara antrean tampak mengular hingga memenuhi badan jalan dari arah menuju kawasan pantai maupun […]

  • Teknologi di Sekitar Kita: Inovasi Digital yang Mempermudah Kehidupan Masyarakat

    Teknologi di Sekitar Kita: Inovasi Digital yang Mempermudah Kehidupan Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam – Perkembangan teknologi digital saat ini semakin pesat dan membawa berbagai perubahan dalam kehidupan masyarakat. Hampir semua orang kini menggunakan teknologi sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari. Kehadiran smartphone, internet, dan berbagai aplikasi digital membantu masyarakat melakukan banyak kegiatan dengan lebih mudah dan cepat. Saat ini masyarakat dapat memanfaatkan teknologi untuk berbagai keperluan, mulai dari […]

  • Explore Sukabumi: Menjelajahi Keindahan Alam dan Potensi Wisata Daerah

    Explore Sukabumi: Menjelajahi Keindahan Alam dan Potensi Wisata Daerah

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam, Sukabumi – Masyarakat mengenal Sukabumi sebagai salah satu daerah di Provinsi Jawa Barat yang memiliki kekayaan alam melimpah serta potensi wisata yang sangat menarik. Keindahan alam yang masih asri menarik minat banyak wisatawan untuk mengunjungi Sukabumi, baik dari dalam maupun luar daerah. Melalui kegiatan Explore Sukabumi, masyarakat dapat lebih mengenal, mengunjungi, sekaligus mempromosikan berbagai […]

  • Gempa Magnitudo 4,1 Mengguncang Sukabumi, Warga Sempat Terkejut

    Gempa Magnitudo 4,1 Mengguncang Sukabumi, Warga Sempat Terkejut

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Ayunita Triany
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam, Sukabumi – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu pagi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan kejadian tersebut melalui informasi resmi. Warga di beberapa daerah sekitar Kabupaten Sukabumi merasakan getaran gempa. Kejadian yang berlangsung mendadak itu sempat membuat sebagian masyarakat terkejut. Meskipun magnitudonya tidak terlalu besar, guncangan tetap […]

  • bem feb

    BEM FEB UBSI Sukses Gelar PEMIRA 2026 Bertema “The Next Chapter: Menyambut Era Kepemimpinan Berkelanjutan”

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Sismia Wandi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com, Jakarta – Aula Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Kramat 98 pada Selasa, 3 Februari 2026 tidak sekadar menjadi ruang pertemuan. Ia berubah menjadi panggung demokrasi mahasiswa. Di sanalah Pesta Demokrasi BEM FEB UBSI 2026 digelar, menjadi titik temu gagasan, harapan, dan suara mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Mengusung tema “The Next Chapter: Menyambut Era Kepemimpinan […]

  • war AS vs Iran

    Konflik Timur Tengah Memanas, Militer AS Alami Korban Jiwa

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Putri Indah Kirana
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam, Timur Tengah – Iran meluncurkan serangan balasan ke pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah Timur Tengah pada Minggu (2/3/2026). Dalam serangan itu, tiga anggota tentara AS tewas dan lima lainnya mengalami luka-luka. Iran menembakkan rudal dan mengerahkan drone untuk menyerang instalasi militer Amerika di kawasan tersebut. Petugas medis kini merawat lima prajurit yang terluka […]

expand_less