Gempa Magnitudo 4,1 Mengguncang Sukabumi, Warga Sempat Terkejut
- account_circle Ayunita Triany
- calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
- visibility 23
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto: kuninganreligi.com
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumi24jam, Sukabumi – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu pagi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan kejadian tersebut melalui informasi resmi.
Warga di beberapa daerah sekitar Kabupaten Sukabumi merasakan getaran gempa. Kejadian yang berlangsung mendadak itu sempat membuat sebagian masyarakat terkejut. Meskipun magnitudonya tidak terlalu besar, guncangan tetap terasa oleh warga yang berada di rumah maupun yang sedang beraktivitas di luar.
Lokasi dan Waktu Terjadinya Gempa
BMKG menyebut gempa terjadi pada Minggu pagi. Pusat gempa berada di kawasan tenggara Sukabumi. Episenter gempa terletak di wilayah laut dengan kedalaman puluhan kilometer di bawah permukaan bumi.
Getaran gempa terasa ringan hingga sedang di beberapa wilayah sekitar Sukabumi. Sejumlah warga mengaku merasakan benda di dalam rumah bergoyang selama beberapa detik. Hingga saat ini, petugas belum menerima laporan kerusakan bangunan maupun korban akibat kejadian tersebut.
Penyebab Gempa Menurut BMKG
BMKG menjelaskan bahwa gempa di wilayah Sukabumi termasuk jenis gempa tektonik. Aktivitas pergerakan lempeng bumi di bagian selatan Pulau Jawa memicu gempa tersebut.
Wilayah selatan Jawa memang memiliki aktivitas kegempaan yang cukup tinggi. Hal ini terjadi karena daerah tersebut berada di dekat zona pertemuan beberapa lempeng tektonik. Pergerakan lempeng tersebut dapat memicu gempa dengan kekuatan yang bervariasi.
Kondisi Warga dan Imbauan BMKG
Saat gempa terjadi, sebagian warga memilih keluar dari rumah untuk memastikan kondisi sekitar tetap aman. Setelah guncangan berhenti, aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Warga juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya. Selain itu, masyarakat diharapkan mengikuti informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan situasi gempa.
- Penulis: Ayunita Triany
- Editor: Rifa Firyal Zhahara

Saat ini belum ada komentar