Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Sukabumi » 164 Ribu Warga Kabupaten Sukabumi Dinonaktifkan dari BPJS Kesehatan PBI, Pemda Turun Tangan Menangani Dampaknya

164 Ribu Warga Kabupaten Sukabumi Dinonaktifkan dari BPJS Kesehatan PBI, Pemda Turun Tangan Menangani Dampaknya

  • account_circle Novita Berliana
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumi24jam, Sukabumi – Sebanyak 164 ribu warga Kabupaten Sukabumi kehilangan status aktif kepesertaan BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) pada awal 2026. Akibatnya, ribuan warga tidak lagi bisa menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk mengakses layanan kesehatan gratis di berbagai fasilitas kesehatan.

Kementerian Sosial Republik Indonesia melakukan validasi dan pemutakhiran data penerima bantuan sosial melalui Surat Keputusan Nomor 3 Tahun 2026. Melalui proses itu, pemerintah pusat mencoret peserta yang tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan iuran dari APBN.

Validasi Data Picu Penonaktifan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, membenarkan jumlah peserta yang terdampak cukup besar. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat mengirimkan hasil validasi tersebut ke pemerintah daerah.

“Penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan segmen PBI yang bersumber dari APBN mencapai 164 ribu peserta di Kabupaten Sukabumi. Data tersebut merupakan hasil validasi dari pemerintah pusat,” ujar Masykur Alawi.

Ia menjelaskan, sistem pemutakhiran data menempatkan sebagian peserta ke kategori masyarakat mampu atau di luar desil terbawah dalam basis data sosial ekonomi nasional. Karena perubahan kategori itu, pemerintah pusat menghentikan bantuan iuran mereka.

Banyak warga baru mengetahui status nonaktif saat hendak berobat. Beberapa pasien bahkan sudah berada di rumah sakit ketika petugas menyampaikan bahwa kartu BPJS Kesehatan mereka tidak aktif.

Pemkab Sukabumi Ambil Langkah Cepat

Bupati Sukabumi Asep Japar langsung merespons kondisi tersebut. Ia menyatakan pemerintah daerah segera menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat untuk memperjuangkan warga yang masih layak menerima bantuan.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar masyarakat yang memang masih memenuhi syarat bisa kembali aktif,” ujar Asep Japar.

Pemkab Sukabumi juga menginstruksikan rumah sakit dan puskesmas agar tetap melayani pasien, terutama dalam kondisi darurat. Dinas Kesehatan bersama Dinas Sosial membuka layanan konsultasi dan pendampingan bagi warga yang ingin mengecek status kepesertaan maupun mengurus reaktivasi.

Proses Reaktivasi Perlu Tahapan

Pemerintah daerah menegaskan bahwa proses reaktivasi memerlukan tahapan administrasi sesuai aturan yang berlaku. Karena itu, petugas tidak dapat menyelesaikan pengaktifan kembali dalam waktu singkat.

Pemkab mengimbau masyarakat untuk secara aktif memeriksa status kepesertaan melalui kanal resmi BPJS Kesehatan atau mendatangi kantor terkait agar tidak mengalami kendala saat membutuhkan layanan medis.

Penonaktifan 164 ribu peserta PBI ini memicu keresahan di tengah masyarakat Kabupaten Sukabumi. Meski demikian, pemerintah daerah berkomitmen mengawal proses reaktivasi agar warga yang masih memenuhi syarat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan.

  • Penulis: Novita Berliana
  • Editor: Rifa Firyal Zhahara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Magnitudo 4,1 Mengguncang Sukabumi, Warga Sempat Terkejut

    Gempa Magnitudo 4,1 Mengguncang Sukabumi, Warga Sempat Terkejut

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Ayunita Triany
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam, Sukabumi – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu pagi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan kejadian tersebut melalui informasi resmi. Warga di beberapa daerah sekitar Kabupaten Sukabumi merasakan getaran gempa. Kejadian yang berlangsung mendadak itu sempat membuat sebagian masyarakat terkejut. Meskipun magnitudonya tidak terlalu besar, guncangan tetap […]

  • Indonesia Cerdas Fest 2026 di Sukabumi Soroti Tantangan Lulusan Kerja

    Indonesia Cerdas Fest 2026 di Sukabumi Soroti Tantangan Lulusan Kerja

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam, Sukabumi – Indonesia Cerdas Fest 2026 digelar di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi, jl. Raya Cemerlang No. 8, Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (26/3) lalu. Kegiatan ini menghadirkan orasi ilmiah dari Co-Founder Yayasan Bina Sarana Informatika (BSI) Ir. Naba Aji Notoseputro yang membahas tantangan dunia kerja bagi lulusan baru. […]

  • Peran TikTok dalam Mengubah Gaya Hidup Generasi Muda

    Peran TikTok dalam Mengubah Gaya Hidup Generasi Muda

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam, Sukabumi — Teknologi digital kini mengubah drastis berbagai aspek kehidupan generasi muda. Salah satu platform yang memegang kendali tren saat ini adalah TikTok. Aplikasi video pendek tersebut bukan sekadar sarana hiburan, melainkan telah berevolusi menjadi media informasi, edukasi, hingga penentu gaya hidup. Berbekal kemudahan akses dan algoritma yang presisi, TikTok kini menjadi bagian tak […]

  • Kebiasaan Mahasiswa yang Tampak Sederhana, tetapi Menentukan Kesuksesan

    10 Kebiasaan Mahasiswa yang Tampak Sederhana, tetapi Menentukan Kesuksesan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Regi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam – Banyak mahasiswa mengira bahwa kesuksesan hanya bergantung pada nilai IPK tinggi atau prestasi akademik yang mentereng. Padahal, kebiasaan harian yang terlihat sederhana justru memberikan dampak paling besar dalam jangka panjang. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari hal ini karena menganggapnya remeh. Namun, jika Anda menjalankannya secara konsisten, kebiasaan tersebut akan membentuk karakter, meningkatkan produktivitas, […]

  • Talkshow Live Podcast

    Bukan Lagi Radio Biasa: DICO Sukabumi Bongkar Rahasia Cuan Era Digital Lewat Talkshow Live Podcast

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam, Sukabumi – Saat konsumsi media digital sedang meledak, Digital Creative Community (DICO) Sukabumi bekerja sama dengan Kampus Digital Kreatif UBSI kampus Sukabumi siap menggelar Talkshow Live Podcast di Aula UBSI Kampus Sukabumi B yang berlokasi di Jl Veteran II No.20A pada 23 April 2026 untuk mengupas tuntas transformasi radio menjadi konten viral. Acara ini hadir […]

  • Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Kota Sukabumi, Puluhan Pohon Tumbang dan Rumah Rusak

    Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Kota Sukabumi, Puluhan Pohon Tumbang dan Rumah Rusak

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Rifa Firyal Zhahara
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam.com, Sukabumi – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kota Sukabumi pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Cuaca ekstrem itu memicu puluhan pohon tumbang. Angin juga merusak atap rumah di sejumlah kelurahan. BPBD Kota Sukabumi mencatat 27 kejadian hingga pukul 17.15 WIB. Sembilan titik merupakan pohon tumbang. Sebanyak 13 titik lainnya merupakan kerusakan atap […]

expand_less