Pemerintah dan Kementerian Pekerjaan Umum membuka ruas Seksi 3 sepanjang 5 kilometer. Jalur ini menghubungkan Simpang Susun Cibadak (Parungkuda) dengan Karangtengah. Mereka mengoperasikan tol ini pada 14–29 Maret 2026 untuk mendukung mobilitas Lebaran.
Selain itu, jalur ini membantu mengurangi kepadatan di sejumlah titik rawan. Misalnya Pasar Cibadak, Simpang Cikidang, dan Pamuruyan.
Tol Bocimi Seksi 3 juga memangkas waktu tempuh Sukabumi–Bogor. Kini, perjalanan hanya memakan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam. Sebelumnya, perjalanan bisa berlangsung berjam-jam.
Selama masa operasional, pengelola membuka tol setiap hari pukul 08.00–17.00 WIB. Pengelola hanya mengizinkan kendaraan golongan I melintas. Mereka juga belum memberlakukan tarif alias masih gratis.
Sementara itu, Korlantas Polri mencatat sekitar 19.000 kendaraan melintas hingga akhir Maret 2026. Mayoritas kendaraan berasal dari pemudik menuju Sukabumi. Bahkan, jumlah kendaraan terus meningkat setiap hari.
Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal, mengatakan jalur ini cukup efektif. Jalur ini terutama mengurangi kepadatan di ruas Parungkuda–Cibadak.
Ke depan, pemerintah berharap tol ini segera beroperasi penuh. Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara lebih luas. Tol ini tidak hanya berguna saat mudik, tetapi juga mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.
Saat ini belum ada komentar