Breaking News
light_mode
Beranda » News » Transparansi Dana Publik, LPDP Pertimbangkan Umumkan Alumni Yang Tak Tunaikan Kewajiban

Transparansi Dana Publik, LPDP Pertimbangkan Umumkan Alumni Yang Tak Tunaikan Kewajiban

  • account_circle Ayunita Triany
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumi24jam, Jakarta – Polemik tanggung jawab penerima beasiswa negara kembali menjadi sorotan publik. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mempertimbangkan rencana untuk mengumumkan nama alumni yang tidak menjalankan kewajiban pengabdian di Indonesia melalui situs resminya.

Wacana ini muncul setelah kasus salah satu alumni, Dwi Sasetyaningtyas, viral di media sosial pada pertengahan Februari 2026. Publik menilai ia tidak memenuhi komitmen pascastudi. Kasus tersebut mendorong manajemen dana pendidikan di bawah Kementerian Keuangan mengevaluasi kebijakan pengawasan alumni di Jakarta.

Program beasiswa ini memakai dana abadi pendidikan dari APBN. Karena itu, setiap penerima wajib kembali ke Tanah Air dan berkontribusi sesuai kontrak yang mereka sepakati sebelum berangkat studi.

LPDP Pertimbangkan Publikasi Nama Alumni

Pelaksana Tugas Direktur Utama, Sudarto, mengatakan pihaknya masih membahas rencana itu secara mendalam dan belum mengambil keputusan final.

“Ini sedang kami pikirkan. Teman-teman alumni harus waspada juga. Kami mempertimbangkan untuk menaruh nama-nama penerima yang tidak patuh di website. Sekali lagi, ini kan pakai duit pajak,” ujar Sudarto dalam media briefing di Jakarta.

Ia menegaskan lembaganya tidak ingin bertindak tergesa-gesa. Manajemen tetap mengedepankan evaluasi menyeluruh sebelum menetapkan kebijakan resmi. Menurutnya, dana pendidikan berasal dari pajak masyarakat sehingga setiap penerima memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk memenuhi komitmen pengabdian.

Sanksi dan Evaluasi Internal LPDP

Pengelola program kini menelusuri data alumni yang belum kembali atau belum menjalankan masa pengabdian. Tim langsung mengirimkan surat peringatan sebagai langkah awal pengawasan.

Jika mereka menemukan pelanggaran kontrak, manajemen dapat menjatuhkan sanksi administratif. Sanksi tersebut mencakup kewajiban mengembalikan dana pendidikan sesuai total pembiayaan yang diterima.

Kementerian Keuangan mendukung langkah tegas tersebut. Pemerintah menekankan pentingnya pengelolaan dana abadi pendidikan secara akuntabel karena dana itu berasal dari pajak masyarakat.

Di sisi lain, wacana publikasi nama memicu perdebatan. Sebagian masyarakat menilai langkah itu dapat memberi efek jera. Namun, sebagian lainnya meminta pemerintah mempertimbangkan kondisi pekerjaan atau faktor keluarga sebelum menjatuhkan sanksi. Manajemen memastikan setiap kasus akan melalui proses klarifikasi sebelum mereka menetapkan keputusan akhir.

  • Penulis: Ayunita Triany
  • Editor: Rifa Firyal Zhahara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemacetan di Palabuhanratu Viral di Media Sosial, Wisatawan Terjebak Berjam-jam

    Kemacetan di Palabuhanratu Viral di Media Sosial, Wisatawan Terjebak Berjam-jam

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Nazwa Pharida
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam, Sukabumi – Kemacetan parah melanda kawasan Palabuhanratu pada momen libur Lebaran 2026. Lonjakan kendaraan menuju jalur wisata memicu antrean panjang hingga peristiwa tersebut viral di media sosial. Video yang beredar di medsos memperlihatkan arus lalu lintas tersendat. Kendaraan hanya bergerak perlahan, sementara antrean tampak mengular hingga memenuhi badan jalan dari arah menuju kawasan pantai maupun […]

  • uni-kl

    Simbol yang Mengikat Komitmen, Pertukaran Plakat UBSI dan UniKL di Kuala Lumpur

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam, Kuala Lumpur – Di salah satu sudut kampus Universiti Kuala Lumpur, suasana Rabu siang, 12 Februari 2026, terasa hangat namun penuh makna. Bukan hanya karena pertemuan dua institusi pendidikan, tetapi karena simbol yang dipertukarkan hari itu membawa pesan kolaborasi jangka panjang. Program Edutrip Singapore–Malaysia yang digelar Universitas Bina Sarana Informatika pada 9 hingga 12 […]

  • Modus Kabel Terbongkar, Satnarkoba Sukabumi Kota Gagalkan Peredar Sabu

    Modus Kabel Terbongkar, Satnarkoba Sukabumi Kota Gagalkan Peredar Sabu

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Nazwa Pharida
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam.com, Sukabumi – Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Sukabumi Kota membongkar peredaran sabu dengan modus unik. Polisi kemudian menangkap pria berinisial RGR (29), warga Kecamatan Lembursitu, di depan Terminal Tipe A Baros, Jalan Lingkar Selatan, Senin (9/2/2026). Sebelumnya, petugas lebih dulu mengamati gerak-gerik RGR yang tampak mencurigakan. Saat itu, ia terlihat hendak menaruh sesuatu di […]

  • Tanah Bergerak di Sukabumi, Puluhan Rumah Retak Warga Mengungsi

    Tanah Bergerak di Sukabumi, Puluhan Rumah Retak Warga Mengungsi

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam– Peristiwa tanah bergerak melanda Kampung Cijambe, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, setelah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Bencana yang terjadi pada Jumat (27/02) itu menyebabkan sedikitnya 20 rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat retakan bervariasi, mulai dari ringan hingga cukup parah. Kondisi tanah yang labil […]

  • Explore Sukabumi: Menjelajahi Keindahan Alam dan Potensi Wisata Daerah

    Explore Sukabumi: Menjelajahi Keindahan Alam dan Potensi Wisata Daerah

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam, Sukabumi – Masyarakat mengenal Sukabumi sebagai salah satu daerah di Provinsi Jawa Barat yang memiliki kekayaan alam melimpah serta potensi wisata yang sangat menarik. Keindahan alam yang masih asri menarik minat banyak wisatawan untuk mengunjungi Sukabumi, baik dari dalam maupun luar daerah. Melalui kegiatan Explore Sukabumi, masyarakat dapat lebih mengenal, mengunjungi, sekaligus mempromosikan berbagai […]

  • Awal Ramadhan 2026 Ditetapkan 19 Februari

    Awal Ramadhan 2026 Ditetapkan 19 Februari

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Novita Berliana
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam.com, Jakarta — Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengumumkan keputusan tersebut usai sidang isbat yang berlangsung pada Selasa malam di Jakarta. “Sidang Isbat menyepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026,” ujar Nasaruddin Umar […]

expand_less