Breaking News
light_mode
Beranda » Jejak Rasa » Kue Ali Agrem Sukabumi, Jajanan Tradisional yang Melegenda

Kue Ali Agrem Sukabumi, Jajanan Tradisional yang Melegenda

  • account_circle ⁠Putri Indah Kirana
  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumi24jam.com – Kue Ali Agrem menjadi salah satu jajanan tradisional khas Sukabumi yang masih bertahan hingga sekarang. Banyak masyarakat memilih camilan ini karena memiliki rasa manis dari gula merah, tekstur renyah di bagian luar, dan bagian dalam yang lembut. Wisatawan juga sering mencari jajanan tersebut sebagai oleh-oleh setelah berkunjung ke Sukabumi.

Selain memiliki cita rasa yang khas, Kue Ali Agrem juga mencerminkan kekayaan kuliner tradisional Sunda. Pelaku UMKM terus memproduksi jajanan ini menggunakan resep turun-temurun agar kualitas rasa tetap terjaga. Langkah tersebut membuat camilan tradisional ini tetap dikenal oleh berbagai kalangan.

Kue Ali Agrem Dibuat dengan Resep Turun-Temurun

Perajin memilih tepung beras, gula merah, dan kelapa sebagai bahan utama. Mereka mengolah adonan dengan teliti, membentuknya menyerupai cincin, lalu menggorengnya hingga berwarna keemasan.

Setelah proses penggorengan selesai, perajin mendinginkan kue sebelum memasarkannya. Mereka menjaga kualitas setiap produk agar pelanggan selalu memperoleh rasa yang konsisten.

Wisatawan Memilih Camilan Tradisional Ini

Banyak wisatawan membeli Kue Ali Agrem sebagai buah tangan. Ukurannya yang praktis memudahkan mereka membawa camilan tersebut saat kembali ke daerah asal.

Selain itu, masyarakat Sukabumi juga menikmati jajanan ini sebagai teman minum teh atau kopi. Perpaduan rasa manis dan aroma gula merah membuat camilan ini tetap menjadi favorit.

Pelaku UMKM terus menghadirkan kemasan yang lebih menarik. Mereka juga memasarkan produknya melalui toko oleh-oleh dan media sosial agar semakin banyak orang mengenal kuliner khas Sukabumi.

Kuliner Khas yang Tetap Bertahan

Keberadaan Kue Ali Agrem membantu memperkuat wisata kuliner Sukabumi. Pelaku usaha memperoleh peluang untuk mengembangkan usahanya sekaligus memperkenalkan jajanan tradisional kepada wisatawan.

Masyarakat juga ikut menjaga keberadaan kuliner khas ini dengan terus mengenalkannya kepada generasi muda. Upaya tersebut membantu mempertahankan warisan kuliner daerah agar tetap lestari.

Dengan rasa yang khas, proses pembuatan yang masih tradisional, dan kualitas yang terus dijaga, Kue Ali Agrem tetap menjadi salah satu kuliner yang layak dicoba saat berkunjung ke Sukabumi.

  • Penulis: ⁠Putri Indah Kirana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tren Laptop Layar Ganda: Ruang Kerja Maksimal Tanpa Monitor Tambahan

    Tren Laptop Layar Ganda: Ruang Kerja Maksimal Tanpa Monitor Tambahan

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Rifa Firyal Zhahara
    • 0Komentar

    sukabumi24jam.com – Industri komputer jinjing kini menawarkan revolusi baru melalui tren laptop layar ganda (dual-screen laptop). Produsen laptop mulai menghilangkan papan ketik fisik konvensional. Mereka menggantinya dengan dua buah layar sentuh penuh berukuran besar yang bisa melipat. Desain futuristik ini langsung menarik perhatian para profesional yang membutuhkan ruang kerja luas. Kehadiran laptop ini menyudahi ketergantungan pekerja […]

  • Film Evil Dead Burn Siap Teror Penggemar Horor dengan Kisah Paling Brutal di Franchise

    Film Evil Dead Burn Siap Teror Penggemar Horor dengan Kisah Paling Brutal di Franchise

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam – Franchise horor legendaris Evil Dead kembali menghantui layar lebar melalui film terbaru Evil Dead Burn. Sutradara Sébastien Vaniček menggarap film keenam dalam waralaba Evil Dead dengan menghadirkan cerita yang lebih kelam, penuh teror, dan sarat adegan gore. Film ini mulai tayang di sejumlah bioskop internasional pada 10 Juli 2026, sedangkan distributor akan merilisnya […]

  • UKM Kerohanian Islam Al-Fatih Pererat Silaturahmi Mahasiswa di Stride Fest 2026

    UKM Kerohanian Islam Al-Fatih Pererat Silaturahmi Mahasiswa di Stride Fest 2026

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam – Ajang Ormawa Expo Stride Fest 2026 menjadi ruang bagi organisasi mahasiswa untuk memperkenalkan peran mereka. Salah satunya adalah UKM Kerohanian Islam Al-Fatih Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Sukabumi. Organisasi ini menjadi wadah utama bagi mahasiswa muslim untuk membangun kebersamaan. Selain itu, Al-Fatih mendorong mahasiswa mengembangkan berbagai kegiatan keislaman di lingkungan kampus. […]

  • The End of Oak Street Tayang 12 Agustus 2026, Film Sci-Fi Thriller Terbaru

    The End of Oak Street Tayang 12 Agustus 2026, Film Sci-Fi Thriller Terbaru

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam – Pecinta film fiksi ilmiah siap menyambut The End of Oak Street, film sci-fi thriller yang akan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 Agustus 2026. Sutradara David Robert Mitchell menggarap film ini dengan memadukan misteri, ketegangan, dan petualangan di dunia yang tidak dikenal. Anne Hathaway dan Ewan McGregor memerankan pasangan suami istri yang berjuang […]

  • Membangun Karakter Generasi Muda, Mahasiswa  UBSI Sukses Selenggarakan Pengabdian  Masyarakat Berbasis Nilai Islam di Kebonpedes

    Membangun Karakter Generasi Muda, Mahasiswa UBSI Sukses Selenggarakan Pengabdian Masyarakat Berbasis Nilai Islam di Kebonpedes

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Nazwa Pharida
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam, Sukabumi – Kelompok 3 Mahasiswa Pengabdian Masyarakat sukses menggelar program edukasi keagamaan dan karakter di Kp. Ranji Cigarung, Jl. Bojonggaling, Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi. Melalui tema “Menanamkan Nilai Islam: Membangun Moral, Spiritual, dan Sosial dalam Kehidupan Sehari-hari”, kegiatan ini berfokus pada pembentukan karakter dan akhlak mulia bagi pelajar. Peserta kegiatan terdiri dari […]

  • Kisah Pilu Penumpang KLM Nurul Salsa: Bertahan 4 Hari di Atas Gabus Bersama Jasad Rekan

    Kisah Pilu Penumpang KLM Nurul Salsa: Bertahan 4 Hari di Atas Gabus Bersama Jasad Rekan

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle Rifa Firyal Zhahara
    • 0Komentar

    sukabumi24jam.com – Nelayan KM Bari-Baria 05 menyelamatkan dua penumpang Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa yang sempat hilang di laut bebas pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 13.00 Wita. Kedua korban berhasil bertahan hidup setelah empat hari terombang-ambing mengapung di atas selembar gabus. Petugas mengidentifikasi kedua korban selamat bernama Asmal alias Jamsal (24) dan Nurmiati (46). Keduanya […]

expand_less