Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Sukabumi » Laju Kendaraan Tersendat di Exit Tol Fungsional Bocimi Siang Ini

Laju Kendaraan Tersendat di Exit Tol Fungsional Bocimi Siang Ini

  • account_circle Novita Berliana
  • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumi24jam, Sukabumi – Arus lalu lintas di pintu keluar (exit) Tol Fungsional Bocimi, Sukabumi, Menunjukkan kepadatan signifikan pada siang hari Minggu (22/3/2026). Akibatnya, Peningkatan volume kendaraan ini terjadi seiring dengan banyaknya warga yang memanfaatkan momen libur akhir pekan untuk menuju jalur arteri dan berbagai kawasan wisata di Sukabumi.

Dominasi Kendaraan Pribadi dari Jakarta

Berdasarkan pantauan di lapangan, kepadatan didominasi oleh kendaraan pribadi pelat B (Jakarta) dan sekitarnya. Meskipun Jalur tol fungsional ini menjadi pilihan utama pengendara untuk memangkas waktu tempuh menuju Sukabumi, namun tingginya intensitas arus belum sepenuhnya mampu ditampung oleh infrastruktur penghubung yang ada di ujung jalur fungsional tersebut.

Penyebab Antrean Mengular

Antrean panjang terlihat mengular di titik keluar tol. Beberapa faktor utama memicu kondisi ini:

  • Penyempitan Lajur (Bottleneck) : Transisi dari jalur tol menuju jalan arteri mengalami penyempitan yang menghambat kelancaran arus. Oleh karena itu, kecepatan kendaraan menurun drastis saat memasuki jalur biasa.
  • Kapasitas Jalan Terbatas : Jalan penghubung di wilayah Parungkuda tidak mampu mengimbangi lonjakan volume kendaraan. Sementara itu, arus dari arah berlawanan juga terpantau cukup padat.
  • Akses Wisata : Tingginya volume kendaraan yang keluar dari tol bertepatan dengan jam puncak keberangkatan menuju berbagai destinasi ikonik di Sukabumi. Akibatnya penumpukan yang terjadi tepat di pintu keluar fungsional ini, efisiensi waktu tempuh pun terganggu secara drastis.

Dampak pada Jalur Arteri dan Solusi Alternatif

Kepadatan di exit tol ini turut memperlambat arus di jalur utama Sukabumi-Bogor, terutama di titik-titik rawan seperti simpang Cibadak. Pasar tumpah dan persimpangan strategis menghambat laju kendaraan yang baru saja keluar dari tol. Pengendara yang ingin menghindari penumpukan sebaiknya mempertimbangkan waktu keberangkatan pada malam hari atau menggunakan jalur alternatif via Tenjoayu.

Imbauan bagi Pengendara

Pihak terkait mengimbau para pengemudi untuk tetap bersabar dan mematuhi arahan petugas kepolisian yang berjaga di lapangan. Mengingat cuaca yang cukup terik di siang hari, pengendara juga diingatkan untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan fit serta memeriksa sistem pendingin kendaraan guna menghindari risiko mogok di tengah antrean panjang.

Gunakan aplikasi navigasi secara berkala untuk memantau titik koordinat kemacetan terbaru dan mencari rute yang lebih lengang guna efisiensi waktu perjalanan Anda.

  • Penulis: Novita Berliana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tol Bocimi Seksi 3 Dibuka Gratis Saat Lebaran 2026, Kemacetan Sukabumi Berkurang

    Tol Bocimi Seksi 3 Dibuka Gratis Saat Lebaran 2026, Kemacetan Sukabumi Berkurang

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam, Sukabumi – Pembukaan Tol Bocimi Seksi 3 selama mudik dan arus balik Lebaran 2026 terbukti mampu mengurai kemacetan di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. Pemerintah dan Kementerian Pekerjaan Umum membuka ruas Seksi 3 sepanjang 5 kilometer. Jalur ini menghubungkan Simpang Susun Cibadak (Parungkuda) dengan Karangtengah. Mereka mengoperasikan tol ini pada 14–29 Maret 2026 untuk mendukung […]

  • Rekomendasi Game Cozy Android 2026 yang Resmi Rilis

    Rekomendasi Game Cozy Android 2026 yang Resmi Rilis

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Rifa Firyal Zhahara
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam – Pada tahun 2026, berbagai game cozy (santai) berhasil menarik perhatian pengguna Android. Hal ini karena genre tersebut menghadirkan pengalaman bermain yang tenang dan bebas dari tekanan kompetitif. Selain itu, game cozy sangat cocok dinikmati saat waktu luang karena menawarkan suasana yang lebih rileks. Dengan demikian, berikut lima game Android yang resmi rilis pada […]

  • war AS vs Iran

    Konflik Timur Tengah Memanas, Militer AS Alami Korban Jiwa

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Putri Indah Kirana
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam, Timur Tengah – Iran meluncurkan serangan balasan ke pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah Timur Tengah pada Minggu (2/3/2026). Dalam serangan itu, tiga anggota tentara AS tewas dan lima lainnya mengalami luka-luka. Iran menembakkan rudal dan mengerahkan drone untuk menyerang instalasi militer Amerika di kawasan tersebut. Petugas medis kini merawat lima prajurit yang terluka […]

  • Awal Ramadhan 2026 Ditetapkan 19 Februari

    Awal Ramadhan 2026 Ditetapkan 19 Februari

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Novita Berliana
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam.com, Jakarta — Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengumumkan keputusan tersebut usai sidang isbat yang berlangsung pada Selasa malam di Jakarta. “Sidang Isbat menyepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026,” ujar Nasaruddin Umar […]

  • TKP pedagang roti meninggal di Cibadak Sukabumi

    Pedagang Roti Asal Purabaya Meninggal Mendadak di Warung Cibadak, Polisi Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Rifa Firyal Zhahara
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam, Sukabumi – Seorang pedagang roti asal Kecamatan Purabaya meninggal dunia saat beristirahat di sebuah warung warga di Kampung Panenjoan RT 007/002, Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Korban bernama Bubun Supendi (36), warga Kampung Cimole RT 009/002, Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya. Sehari-hari, ia bekerja sebagai sales roti dengan […]

  • Gambar Bendera-Indonesia-Asia-Tenggara-Korea-Selatan

    Satu Suara Lawan Rasisme: Netizen Indonesia Pimpin Solidaritas Asia Tenggara Hadapi Knetz

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Novita Berliana
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sukabumi24, Sukabumi – Ketegangan hebat mengguncang jagat media sosial antara netizen Korea Selatan (Knetz) dan netizen Asia Tenggara (SEAblings). Perseteruan yang bermula dari komentar rasis oknum netizen Korea terhadap fisik dan status ekonomi warga Asia Tenggara. Hal ini memicu gelombang perlawanan digital yang masif. Solidaritas Regional dalam Menghadapi Rasisme Knetz Netizen Indonesia, yang dikenal sebagai […]

expand_less