Hasil PISA 2025 Indonesia Meningkat: Capaian dan Langkah Strategis Pendidikan Nasional
- account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
- calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Cr : Monitorday
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumi24Jam – Hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2025 menunjukkan peningkatan capaian bagi dunia pendidikan Indonesia. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menjadikan hasil asesmen internasional ini sebagai pijakan utama. Melalui capaian ini, pemerintah terus memperkuat kualitas pembelajaran, meningkatkan kompetensi guru, memacu kemampuan bernalar murid, serta memperkokoh peran keluarga.
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) menyelenggarakan PISA untuk mengukur kemampuan murid berusia 15 tahun dalam bidang membaca, matematika, dan sains. Pada PISA 2025, para penilai memberi fokus utama pada literasi sains.
Kenaikan Skor Literasi dan Sains di Tengah Penurunan Global
Saat 75% negara anggota OECD mengalami penurunan tren hasil PISA 2025, Indonesia justru mencatatkan performa positif. Nilai siswa Indonesia di bidang sains dan membaca mengalami kenaikan jika membandingkannya dengan hasil PISA 2022.
Berdasarkan data capaian Indonesia pada PISA 2025, berikut adalah rincian skor di tiga bidang utama:
Sains: 389
Membaca: 365
Matematika: 364
Apresiasi Internasional terhadap Kemajuan Pendidikan Indonesia
Director for Education and Skills OECD, Andreas Schleicher, memberi apresiasi atas pencapaian Indonesia. Menurut beliau, Indonesia berhasil meraih capaian yang masih menjadi tantangan bagi banyak negara lain, yaitu meningkatkan akses pendidikan tanpa mengorbankan kualitas.
Dalam dua dekade terakhir, angka partisipasi pendidikan murid usia 15 tahun di Indonesia naik hampir dua kali lipat. Selain itu, OECD mencatat bahwa siswa Indonesia memiliki keunggulan yang menonjol dalam pemecahan masalah komputasi (computational problem-solving) daripada mata pelajaran tradisional.
Capaian positif ini memperkuat komitmen pemerintah untuk menghadirkan pendidikan bermutu dan ramah bagi seluruh anak bangsa di masa mendatang.
- Penulis: Nazwa Alfani Mulyadi

Saat ini belum ada komentar