Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Mendalam di PAUD untuk Bangun Fondasi Anak
- account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
- calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Cr : Instagram
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumi24Jam – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengajak seluruh satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Pemerintah ingin membangun fondasi belajar anak sejak usia dini. Melalui pendekatan ini, anak dapat mengembangkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis.
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah menyampaikan ajakan tersebut melalui akun Instagram resmi Kemendikdasmen. Kementerian menilai masa usia dini menjadi waktu yang tepat untuk membentuk karakter sekaligus mengembangkan kemampuan belajar anak.
Tiga Prinsip Pembelajaran Mendalam
Kemendikdasmen menerapkan kebijakan ini melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses pada PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Peraturan tersebut menetapkan Pembelajaran Mendalam sebagai bagian dari standar proses pembelajaran nasional.
Pendekatan ini mengajak guru mengurangi metode hafalan. Sebaliknya, guru membimbing anak memahami konsep, menganalisis informasi, dan menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
Pembelajaran Mendalam di PAUD memiliki tiga prinsip utama. Pertama, berkesadaran (mindful) dengan memberi kesempatan kepada anak mengeksplorasi lingkungan belajar. Kedua, bermakna (meaningful) melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ketiga, menyenangkan (joyful) dengan menghadirkan aktivitas interaktif dan berbasis permainan.
Dorong Anak Lebih Aktif dan Kreatif
Pendekatan ini mengajak anak mengamati, bertanya, bereksplorasi, berdiskusi, dan bekerja sama dengan teman sebaya. Kegiatan tersebut membantu anak mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, serta karakter sejak usia dini.
Kemendikdasmen juga mengajak orang tua menjadi mitra belajar di rumah. Guru dan keluarga perlu bekerja sama agar anak memperoleh pengalaman belajar yang berkelanjutan. Kolaborasi tersebut mendukung perkembangan anak secara optimal.
Kemendikdasmen berharap seluruh satuan PAUD menerapkan Pembelajaran Mendalam secara bertahap. Langkah ini akan membantu sekolah menciptakan proses belajar yang lebih bermakna, menyenangkan, dan relevan sebagai bekal anak menuju jenjang pendidikan berikutnya.
- Penulis: Nazwa Alfani Mulyadi

Saat ini belum ada komentar