UBSI Buka 4 Prodi Baru untuk Jawab Kebutuhan SDM Masa Depan
- account_circle Ina Haryani
- calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

UBSI Buka 4 Prodi Baru untuk Jawab Kebutuhan SDM Masa Depan| Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumi24jam.com – Jakarta, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) resmi membuka babak baru dalam pengembangan pendidikan tinggi. Kampus Digital Kreatif ini menerima Surat Keputusan (SK) penyatuan Akademi Keperawatan (Akper) Bina Insan sekaligus mengantongi izin pembukaan tiga program studi baru, yaitu Hukum (S1), Psikologi (S1), dan Hubungan Internasional (S1).
Langkah tersebut memperluas pilihan pendidikan bagi masyarakat. UBSI juga memperkuat perannya dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan masa depan.
Pilihan Studi Bertambah
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, menyerahkan SK tersebut langsung kepada Ketua Yayasan Bina Sarana Informatika Efriadi. Rektor UBSI Prof. Dr. Ir. Mochamad Wahyudi, Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Diah Puspitasari, Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan Silvana Evi Linda, dan Humas UBSI Wina Widiati turut menghadiri kegiatan tersebut.
Melalui keputusan itu, UBSI resmi mengintegrasikan Program Studi D3 Keperawatan dari Akper Bina Insan ke dalam institusinya. Selain itu, kampus juga memperoleh izin untuk menyelenggarakan Program Studi Hukum, Psikologi, dan Hubungan Internasional.
Penambahan program studi tersebut memberi lebih banyak pilihan bagi calon mahasiswa. Mereka kini dapat memilih bidang studi yang sesuai dengan minat, bakat, dan kebutuhan karier masa depan.
Sesuai Kebutuhan Industri
Henri Togar Hasiholan Tambunan menyambut baik hadirnya program-program studi baru di UBSI. Menurutnya, bidang keilmuan yang dibuka memiliki prospek yang kuat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Ia menilai waktu penerbitan izin tersebut sangat tepat. Kampus masih memiliki kesempatan untuk mempersiapkan proses penerimaan mahasiswa baru pada tahun akademik mendatang.
Menurut Henri, sektor kesehatan, hukum, psikologi, dan hubungan internasional masih membutuhkan banyak tenaga profesional. Karena itu, kehadiran program studi baru dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut.
Ia juga mengapresiasi kesiapan UBSI selama proses pengajuan izin. Pengalaman panjang serta sumber daya yang dimiliki kampus menjadi modal penting dalam mengembangkan program-program studi tersebut.
“Kami melihat UBSI telah menyiapkan berbagai persyaratan dengan baik. Pengalaman dan sumber daya yang dimiliki menjadi kekuatan untuk mengembangkan program studi baru ini,” ujarnya.
Komitmen Cetak Talenta
Rektor UBSI, Prof. Dr. Ir. Mochamad Wahyudi, mengapresiasi dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta LLDikti Wilayah III yang telah mendampingi proses pengajuan hingga terbitnya SK.
Menurutnya, penyatuan Akper Bina Insan dan pembukaan prodi baru UBSI merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Kami berterima kasih atas dukungan dan pendampingan yang diberikan. Terbitnya SK ini menjadi amanah bagi kami untuk terus menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas dan berdampak bagi masyarakat,” kata Wahyudi.
Ia menjelaskan bahwa Program Studi D3 Keperawatan akan memperkuat kontribusi UBSI dalam mencetak tenaga kesehatan profesional. Lulusan program tersebut diharapkan mampu mendukung pelayanan kesehatan nasional yang terus berkembang.
Di sisi lain, Program Studi Hukum, Psikologi, dan Hubungan Internasional akan mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja modern. Ketiga bidang tersebut juga menawarkan peluang karier yang semakin luas di tingkat nasional maupun internasional.
Perluas Transformasi Kampus
Wahyudi menegaskan bahwa kebutuhan tenaga profesional di bidang kesehatan, hukum, psikologi, dan hubungan internasional terus meningkat setiap tahun. Karena itu, UBSI berkomitmen menghadirkan pendidikan yang unggul dan berorientasi pada kebutuhan industri.
Kampus juga terus mengembangkan kurikulum yang relevan dengan perkembangan teknologi dan dinamika dunia kerja. Langkah tersebut sejalan dengan transformasi UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif.
Hadirnya Program Studi D3 Keperawatan, S1 Hukum, S1 Psikologi, dan S1 Hubungan Internasional semakin memperkuat posisi UBSI sebagai perguruan tinggi yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Prodi baru UBSI membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda Indonesia untuk mengakses pendidikan tinggi yang berkualitas. Kampus juga menargetkan lahirnya lulusan profesional, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat global.
Masyarakat yang ingin mengetahui informasi mengenai Program Studi D3 Keperawatan, S1 Hukum, S1 Psikologi, S1 Hubungan Internasional, serta Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dapat mengakses laman resmi PMB UBSI. Melalui program-program studi baru tersebut, UBSI terus memperkuat kontribusinya dalam mencetak generasi profesional untuk masa depan Indonesia.
- Penulis: Ina Haryani

Saat ini belum ada komentar