Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » BKPSDM Kabupaten Sukabumi Jatuhkan Sanksi Berat kepada Lima ASN

BKPSDM Kabupaten Sukabumi Jatuhkan Sanksi Berat kepada Lima ASN

  • account_circle Rifa Firyal Zhahara
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

sukabumi24jam.com, Sukabumi – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi menindak tegas aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar aturan sepanjang semester pertama 2026. Instansi ini menjatuhkan sanksi disiplin berat kepada lima ASN karena terbukti melakukan pelanggaran fatal.

Sanksi Disiplin Berat

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, menyatakan bahwa pihaknya mengambil langkah ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021. “Dari lima ASN yang menerima sanksi berat, empat orang berstatus PNS dan satu orang berstatus PPPK,” ujar Ganjar, Selasa (30/6/2026).

BKPSDM memberhentikan tiga PNS dan satu PPPK dengan hormat, sementara satu PNS lainnya menerima sanksi penurunan jabatan setingkat lebih rendah. Pelanggaran yang dilakukan para oknum meliputi indisipliner absensi, penyalahgunaan wewenang, hingga tindakan amoral.

Catatan Kasus Perceraian

Selain penegakan disiplin, BKPSDM juga menangani 10 permohonan izin perceraian ASN selama periode Januari hingga Juni 2026. Jumlah pemohon antara laki-laki dan perempuan cukup seimbang, dengan mayoritas berasal dari lingkungan Dinas Pendidikan.

“Faktor penyebabnya bervariasi, mulai dari masalah ekonomi hingga kehadiran pihak ketiga dalam rumah tangga,” jelas Ganjar. Meski demikian, ia menegaskan bahwa instansi berkomitmen menjaga kerahasiaan identitas ASN yang terlibat dalam kasus tersebut.

Harapan bagi ASN

BKPSDM terus mengimbau seluruh ASN di Kabupaten Sukabumi agar selalu menjaga profesionalisme dan marwah instansi. Tindakan tegas ini bertujuan memberikan efek jera bagi pelanggar sekaligus menjadi peringatan keras bagi aparatur lainnya.

“Melalui tindakan tegas ini, BKPSDM berharap seluruh ASN senantiasa menjaga integritas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Ganjar menutup keterangannya.

  • Penulis: Rifa Firyal Zhahara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ICBI Sukabumi Benchmarking Perpustakaan Digital ke UBSI Sukabumi

    ICBI Sukabumi Benchmarking Perpustakaan Digital ke UBSI Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle Ina Haryani
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com – Sukabumi,  Institut Citra Buana Indonesia (ICBI) Sukabumi menggelar kegiatan benchmarking perpustakaan digital di UBSI Sukabumi pada Rabu (1/7). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.45 WIB ini menjadi bagian dari upaya kampus meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan berbasis teknologi sekaligus memperluas kerja sama antarperguruan tinggi. Melalui kunjungan tersebut, ICBI mempelajari pengelolaan perpustakaan digital yang telah diterapkan […]

  • Portugal Vs Kroasia: Kemenangan 2-1 atas Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026

    Portugal Tundukkan Kroasia 2-1, Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Ayunita Triany
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam– Portugal Vs Kroasia menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Portugal berhasil mengamankan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 dalam laga babak 32 besar. Pertandingan berlangsung sengit sejak menit pertama karena kedua tim sama-sama tampil agresif dan berusaha menguasai permainan. […]

  • NPCI Kota Sukabumi Peparda Jabar 2026

    NPCI Kota Sukabumi Siapkan 16 Atlet Paralimpik, Bidik 5 Emas di Peparda Jabar 202

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Novita Berliana
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com, Sukabumi – NPCI Kota Sukabumi Peparda Jabar 2026 menjadi fokus utama organisasi dalam mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat. Sebanyak 16 atlet paralimpik saat ini menjalani pembinaan intensif untuk menghadapi ajang olahraga disabilitas terbesar di Jawa Barat yang akan berlangsung pada November 2026. Ketua NPCI Kota Sukabumi, Elvan Leonardi, mengatakan […]

  • Remaja Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan Sukabumi

    Remaja Cikidang Tewas Tenggelam di Curug Tiga Kabandungan Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Rifa Firyal Zhahara
    • 0Komentar

    sukabumi24jam.com, Sukabumi – Nasib nahas menimpa seorang remaja bernama Pasha (18) asal Kampung Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi. Ia meninggal dunia setelah tenggelam di objek wisata Curug Tiga, Desa Jayanegara, Kecamatan Kabandungan, Selasa (23/6/2026). Kronologi Kejadian Pasha datang ke lokasi wisata bersama teman-teman mantan sekolahnya sekitar pukul 13.00 WIB. Meski rekan-rekannya sempat memperingatkan agar tidak […]

  • Film Senin Harga Naik Jadi Sorotan Lebaran 2026, Angkat Konflik Keluarga yang Relatable

    Film Senin Harga Naik Jadi Sorotan Lebaran 2026, Angkat Konflik Keluarga yang Relatable

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Ayunita Triany
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam – Film Senin Harga Naik berhasil menarik perhatian masyarakat saat Lebaran 2026. Di tengah banyaknya film besar, Film Senin Harga Naik justru muncul sebagai pilihan tak terduga. Film ini menarik minat penonton dan memicu banyak pembahasan di media sosial. Nadya Arina dan Meriam Bellina membintangi Film ini dan menampilkan chemistry kuat sebagai ibu dan anak. […]

  • Tersangka Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Bandung Berhasil Ditangkap

    Tersangka Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Bandung Berhasil Ditangkap

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Nazwa Pharida
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com, Bandung  – Jajaran Polda Jawa Barat menangkap Taufik Hidayat pada Selasa (23/6/2026) malam. Polisi berhasil menemukan keberadaan tersangka setelah melakukan serangkaian penyelidikan. Sebelumnya, kepolisian menetapkan Taufik Hidayat sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) karena dugaan keterlibatannya dalam kasus penyekapan dan penganiayaan. Kasus ini menyita perhatian publik setelah muncul dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan […]

expand_less