Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, 17 SNT Beroperasi pada 2026
- account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
- calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Cr : detikcom
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumi24Jam – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan Program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) sebagai upaya memperluas akses pendidikan berkualitas di berbagai daerah. Program ini menjadi bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa Sekolah Nasional Terintegrasi tidak hanya menghadirkan sekolah baru. Program ini juga mendekatkan layanan pendidikan bermutu kepada peserta didik. Selain itu, SNT membantu mengembangkan karakter, minat, bakat, dan talenta siswa.
Target 17 Sekolah Beroperasi Tahun Ajaran 2026/2027
Kemendikdasmen menargetkan pembangunan 500 layanan Sekolah Nasional Terintegrasi secara bertahap hingga 2029. Pada 2026, pemerintah memulai pembangunan di 37 lokasi. Pemerintah menargetkan 17 lokasi mulai menerima peserta didik pada Tahun Ajaran 2026/2027. Sementara itu, 20 lokasi lainnya akan mulai beroperasi pada 2027.
Sebanyak 17 lokasi tersebut tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Aceh, Gorontalo, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Jambi. Pemerintah ingin memperluas pemerataan layanan pendidikan berkualitas di berbagai daerah.
Hadirkan Fasilitas Modern dan Integrasi Jenjang Pendidikan
Program SNT mengintegrasikan jenjang SMP dan SMA dalam satu ekosistem pendidikan. Kemendikdasmen juga mengembangkan sistem pembelajaran yang saling terhubung. Sistem tersebut mencakup pengembangan karakter, peningkatan kompetensi guru, dan penjaminan mutu pendidikan.
Setiap Sekolah Nasional Terintegrasi akan memiliki ruang kelas pintar, laboratorium sains dan bahasa, perpustakaan digital, studio seni, serta pusat olahraga. Pemerintah juga merekrut guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pusat. Seluruh guru mengikuti proses seleksi dan pelatihan sebelum bertugas.
Kemendikdasmen membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) bagi 17 SNT mulai 21 hingga 27 Juli 2026. Pemerintah memprioritaskan calon peserta didik yang berdomisili di wilayah sekitar sekolah. Informasi lengkap tersedia melalui portal resmi SNT Kemendikdasmen.
- Penulis: Nazwa Alfani Mulyadi

Saat ini belum ada komentar