Breaking News
light_mode
Beranda » Kabar Sukabumi » Tol Bocimi Seksi 3 Dibuka Gratis Saat Lebaran 2026, Kemacetan Sukabumi Berkurang

Tol Bocimi Seksi 3 Dibuka Gratis Saat Lebaran 2026, Kemacetan Sukabumi Berkurang

  • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
  • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumi24Jam, Sukabumi – Pembukaan Tol Bocimi Seksi 3 selama mudik dan arus balik Lebaran 2026 terbukti mampu mengurai kemacetan di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.

Pemerintah dan Kementerian Pekerjaan Umum membuka ruas Seksi 3 sepanjang 5 kilometer. Jalur ini menghubungkan Simpang Susun Cibadak (Parungkuda) dengan Karangtengah. Mereka mengoperasikan tol ini pada 14–29 Maret 2026 untuk mendukung mobilitas Lebaran.

Selain itu, jalur ini membantu mengurangi kepadatan di sejumlah titik rawan. Misalnya Pasar Cibadak, Simpang Cikidang, dan Pamuruyan.

Tol Bocimi Seksi 3 juga memangkas waktu tempuh Sukabumi–Bogor. Kini, perjalanan hanya memakan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam. Sebelumnya, perjalanan bisa berlangsung berjam-jam.

Selama masa operasional, pengelola membuka tol setiap hari pukul 08.00–17.00 WIB. Pengelola hanya mengizinkan kendaraan golongan I melintas. Mereka juga belum memberlakukan tarif alias masih gratis.

Sementara itu, Korlantas Polri mencatat sekitar 19.000 kendaraan melintas hingga akhir Maret 2026. Mayoritas kendaraan berasal dari pemudik menuju Sukabumi. Bahkan, jumlah kendaraan terus meningkat setiap hari.

Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal, mengatakan jalur ini cukup efektif. Jalur ini terutama mengurangi kepadatan di ruas Parungkuda–Cibadak.

Ke depan, pemerintah berharap tol ini segera beroperasi penuh. Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara lebih luas. Tol ini tidak hanya berguna saat mudik, tetapi juga mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.

  • Penulis: Nazwa Alfani Mulyadi
  • Editor: Putri Indah Kirana

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tanah longsor

    Longsor Cikembar Sukabumi Tutup Jalan, Akses Warga Terganggu

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Putri Indah Kirana
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam, Sukabumi – Longsor Cikembar Sukabumi terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak malam Minggu (2/3/2026). Material tanah dan batu menutup jalan sepanjang sekitar 20 meter sehingga aktivitas warga terganggu. Peristiwa longsor Cikembar Sukabumi ini terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu, hujan deras sudah berlangsung lebih dari dua jam. Kepala Polsek Cikembar memastikan […]

  • donald trump

    Indonesia Masuk Dewan Perdamaian Trump, Babak Baru Diplomasi Global

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam, Jakarta – Indonesia kembali menegaskan perannya di panggung internasional. Di tengah dinamika geopolitik global yang terus bergejolak, Indonesia resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian, sebuah inisiatif yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mendorong penyelesaian konflik dunia, termasuk krisis berkepanjangan di Gaza. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan bahwa Indonesia bersama sejumlah negara di […]

  • Transparansi Dana Publik, LPDP Pertimbangkan Umumkan Alumni Yang Tak Tunaikan Kewajiban

    Transparansi Dana Publik, LPDP Pertimbangkan Umumkan Alumni Yang Tak Tunaikan Kewajiban

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Ayunita Triany
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam, Jakarta – Polemik tanggung jawab penerima beasiswa negara kembali menjadi sorotan publik. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mempertimbangkan rencana untuk mengumumkan nama alumni yang tidak menjalankan kewajiban pengabdian di Indonesia melalui situs resminya. Wacana ini muncul setelah kasus salah satu alumni, Dwi Sasetyaningtyas, viral di media sosial pada pertengahan Februari 2026. Publik menilai ia […]

  • Gambar Bendera-Indonesia-Asia-Tenggara-Korea-Selatan

    Satu Suara Lawan Rasisme: Netizen Indonesia Pimpin Solidaritas Asia Tenggara Hadapi Knetz

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Novita Berliana
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sukabumi24, Sukabumi – Ketegangan hebat mengguncang jagat media sosial antara netizen Korea Selatan (Knetz) dan netizen Asia Tenggara (SEAblings). Perseteruan yang bermula dari komentar rasis oknum netizen Korea terhadap fisik dan status ekonomi warga Asia Tenggara. Hal ini memicu gelombang perlawanan digital yang masif. Solidaritas Regional dalam Menghadapi Rasisme Knetz Netizen Indonesia, yang dikenal sebagai […]

  • Gempa Magnitudo 4,1 Mengguncang Sukabumi, Warga Sempat Terkejut

    Gempa Magnitudo 4,1 Mengguncang Sukabumi, Warga Sempat Terkejut

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Ayunita Triany
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam, Sukabumi – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu pagi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan kejadian tersebut melalui informasi resmi. Warga di beberapa daerah sekitar Kabupaten Sukabumi merasakan getaran gempa. Kejadian yang berlangsung mendadak itu sempat membuat sebagian masyarakat terkejut. Meskipun magnitudonya tidak terlalu besar, guncangan tetap […]

  • Kemacetan di Palabuhanratu Viral di Media Sosial, Wisatawan Terjebak Berjam-jam

    Kemacetan di Palabuhanratu Viral di Media Sosial, Wisatawan Terjebak Berjam-jam

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Nazwa Pharida
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam, Sukabumi – Kemacetan parah melanda kawasan Palabuhanratu pada momen libur Lebaran 2026. Lonjakan kendaraan menuju jalur wisata memicu antrean panjang hingga peristiwa tersebut viral di media sosial. Video yang beredar di medsos memperlihatkan arus lalu lintas tersendat. Kendaraan hanya bergerak perlahan, sementara antrean tampak mengular hingga memenuhi badan jalan dari arah menuju kawasan pantai maupun […]

expand_less