Sukabumi24jam– Peristiwa tanah bergerak melanda Kampung Cijambe, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, setelah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Bencana yang terjadi pada Jumat (27/02) itu menyebabkan sedikitnya 20 rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat retakan bervariasi, mulai dari ringan hingga cukup parah.
Kondisi tanah yang labil memicu pergeseran permukaan tanah dan berdampak langsung pada bangunan warga. Retakan terlihat pada dinding, lantai, hingga halaman rumah, sehingga membahayakan keselamatan penghuni. Banyak warga memilih meninggalkan rumah untuk sementara waktu guna menghindari risiko yang lebih besar.
Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 80 warga terdampak akibat kejadian tersebut. Dari jumlah itu, 24 orang memutuskan mengungsi ke rumah kerabat yang dinilai lebih aman sambil menunggu kondisi tanah stabil.
BPBD Dirikan Tenda Pengungsian dan Lakukan Pendataan
Petugas dari BPBD Kabupaten Sukabumi bergerak cepat melakukan penanganan darurat di lokasi bencana. Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menyampaikan bahwa tim telah memasang tenda darurat sebagai tempat pengungsian sementara bagi warga terdampak.
“Hari ini tim melakukan pemasangan tenda pengungsian bagi warga terdampak pergerakan tanah di Kampung Cijambe. Sebanyak enam unit tenda jenis family sudah terpasang di lokasi,” ujarnya pada Minggu (1/3/2026).
Selain menyediakan tempat pengungsian, petugas juga melakukan pemantauan lapangan serta mendata rumah yang mengalami kerusakan. Salah seorang warga mengaku khawatir karena retakan besar muncul di rumahnya, sehingga ia memilih mengungsi demi keselamatan keluarga.
BPBD mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras terjadi. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk memastikan keamanan warga sekaligus menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak bencana tanah bergerak tersebut.
Saat ini belum ada komentar