Cara Belajar dan Manajemen Diri Siswa: Kunci Produktivitas dari Mahasiswa Unpam
- account_circle Novita Berliana
- calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumi24jam, Jakarta – Kunci sukses seorang pelajar tidak hanya ditentukan oleh lamanya waktu membaca buku. Yang lebih penting adalah kemampuan mengelola diri sendiri.
Hal ini menjadi fokus tim mahasiswa Program Studi Manajemen dari Universitas Pamulang dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Hidatha Jakarta pada 21 Agustus 2025.
Kegiatan bertema “Manajemen dalam Kehidupan Pelajar: Tips Menjadi Siswa Produktif dan Terorganisir” ini diikuti oleh 38 siswa kelas XI dan XII.
Para mahasiswa hadir untuk memberikan solusi atas masalah yang sering terjadi, seperti kurangnya kedisiplinan dan kebiasaan menunda tugas (prokrastinasi).
Lepas dari Jebakan Belajar Pasif
Banyak pelajar masih menggunakan cara belajar lama, seperti hanya membaca atau menghafal menjelang ujian. Cara ini kurang efektif.
Penelitian menunjukkan bahwa belajar aktif (active learning) jauh lebih membantu dalam memahami materi.
Selain itu, kemampuan mengatur waktu juga sangat penting. Manajemen waktu yang buruk dapat menurunkan prestasi dan memicu stres. Sebaliknya, siswa yang mampu merencanakan waktu dengan baik cenderung mendapatkan hasil belajar yang lebih tinggi.
Strategi Praktis Menjadi Siswa Produktif
Untuk membantu siswa mengatasi gangguan, seperti penggunaan gadget dan media sosial, tim PKM memberikan beberapa tips sederhana yang bisa langsung diterapkan:
Time Blocking
Membagi waktu ke dalam beberapa blok khusus agar lebih fokus.
Checklist Mingguan
Membuat daftar tugas agar kegiatan lebih teratur.
Peer Learning
Belajar bersama teman untuk meningkatkan semangat dan pemahaman.
Jam Belajar Khusus
Menentukan waktu belajar tanpa gangguan gadget.
Dampak Positif bagi Siswa
Pelatihan ini memberikan hasil yang baik.
Siswa menjadi lebih percaya diri dan mulai mampu membuat jadwal belajar yang realistis. Guru pendamping juga memberikan apresiasi karena kegiatan ini meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya manajemen diri.
Dengan menerapkan manajemen diri dalam kehidupan sehari-hari, siswa tidak hanya bisa berprestasi secara akademik, tetapi juga menjadi lebih disiplin dan mandiri.
- Penulis: Novita Berliana
- Editor: Putri Indah Kirana

Saat ini belum ada komentar