Kemdiktisaintek Ajak Mahasiswa Bawa Empati dan Kolaborasi Saat Jalani KKN
- account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
- calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Generate AI (Gemini)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumi24Jam – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mengajak mahasiswa memaknai Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai ruang belajar sekaligus pengabdian kepada masyarakat. Melalui unggahan di akun media sosial resminya pada Sabtu (12/7), kementerian menegaskan bahwa KKN bukan hanya tentang menyelesaikan program kerja. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk membangun empati, memperkuat kolaborasi, dan menumbuhkan semangat belajar bersama masyarakat.
Dalam unggahan itu, Kemdiktisaintek menampilkan ilustrasi bertema “starter pack KKN”. Ilustrasi tersebut mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya membawa perlengkapan fisik, tetapi juga membekali diri dengan empati, kemampuan berkomunikasi, semangat berkolaborasi, dan kemauan untuk terus belajar selama berada di tengah masyarakat.
KKN Bangun Empati dan Pengalaman
Kemdiktisaintek menilai keberhasilan KKN tidak bergantung pada jumlah program kerja yang selesai. Mahasiswa perlu menjalin hubungan baik dengan masyarakat, memahami kebutuhan warga, lalu menyusun solusi yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Melalui proses tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman yang tidak mereka temukan di ruang kelas. Mereka juga mengasah kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, dan menyelesaikan persoalan secara langsung bersama masyarakat.
Kementerian juga mengingatkan bahwa KKN memberi kesempatan kepada mahasiswa dan masyarakat untuk saling belajar. Karena itu, mahasiswa perlu menghargai budaya lokal, menjaga sikap, serta membangun komunikasi yang baik selama menjalankan kegiatan.
“Civitas academica, KKN bukan cuma soal menjalankan program kerja. Tapi juga tentang bagaimana kita belajar, berkolaborasi, dan berkontribusi bersama masyarakat,” tulis Kemdiktisaintek melalui akun media sosial resminya.
Dukung Semangat Diktisaintek Berdampak
Ajakan tersebut selaras dengan semangat Diktisaintek Berdampak. Program ini mendorong perguruan tinggi agar melahirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Selain itu, program tersebut memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
Kemdiktisaintek juga mengajak mahasiswa berdiskusi mengenai bekal terpenting yang perlu mereka bawa saat mengikuti KKN. Unggahan tersebut mendapat beragam tanggapan dari warganet. Salah satunya mengusulkan agar pemerintah kembali mengadakan KKN Kebangsaan pada tahun mendatang.
Perkuat Peran Mahasiswa di Tengah Masyarakat
Perguruan tinggi menyelenggarakan KKN sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang mereka pelajari di bangku kuliah sekaligus memahami berbagai tantangan yang muncul di lingkungan sekitar.
Kemdiktisaintek berharap mahasiswa tidak hanya mengejar keberhasilan program kerja. Mahasiswa juga perlu membangun kepedulian sosial, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, dan memperkuat kolaborasi dengan masyarakat. Dengan bekal tersebut, mereka dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi bagi pembangunan bangsa
- Penulis: Nazwa Alfani Mulyadi

Saat ini belum ada komentar