Kemdiktisaintek Luncurkan Program Hilirisasi Riset Tahap II 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Dorong Inovasi
- account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
- calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Generate AI (Gemini)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumi24Jam – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan meluncurkan Program Hilirisasi dan Kemitraan Tahap II Tahun 2026 pada Rabu (8/7/2026). Melalui program ini, Kemdiktisaintek mendorong perguruan tinggi mempercepat pemanfaatan hasil riset agar menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan dunia industri.
Kemdiktisaintek menggelar peluncuran program secara daring. Dalam kegiatan tersebut, kementerian menjelaskan arah kebijakan, mekanisme pengusulan, skema pendanaan, serta tata cara pelaksanaan program. Selain itu, Kemdiktisaintek juga mengajak perguruan tinggi, peneliti, dan pelaku industri membangun kolaborasi untuk memperkuat ekosistem riset nasional.
Kemdiktisaintek Perkenalkan Tiga Program Strategis
Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan memperkenalkan tiga program utama sebagai fokus pengembangan riset dan inovasi pada 2026.
Program pertama, Program Hilirisasi Riset Tahap II Tahun 2026, mendorong perguruan tinggi mengembangkan hasil penelitian hingga siap masuk ke dunia industri. Tim pelaksana juga mengkurasi produk riset untuk menilai potensi komersialisasi sekaligus menjawab kebutuhan berbagai sektor industri.
Selanjutnya, Kemdiktisaintek menghadirkan Hackathon Deeptech. Program ini mengajak talenta digital Indonesia mengembangkan solusi berbasis deep technology. Selain itu, program ini membuka peluang kolaborasi bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, dan pelaku industri untuk menciptakan inovasi baru.
Kemdiktisaintek juga membuka Program Riset Kemitraan Internasional. Melalui program tersebut, para peneliti Indonesia dapat menjalin kerja sama dengan berbagai institusi dan mitra global. Kolaborasi ini memperkuat kualitas riset nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat internasional.
Perkuat Kolaborasi Riset Nasional
Peluncuran Program Hilirisasi dan Kemitraan Tahap II mempertegas komitmen pemerintah dalam mempercepat hilirisasi hasil penelitian. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, juga mengajak perguruan tinggi memperluas kolaborasi lintas sektor agar hasil riset mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan nasional.
Menurut Brian, perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah. Perguruan tinggi juga perlu melahirkan inovasi yang langsung memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ajak Insan Diktisaintek Berpartisipasi
Melalui akun Instagram resminya, Kemdiktisaintek mengundang seluruh #InsanDiktisaintek mengikuti sosialisasi Program Hilirisasi dan Kemitraan Tahap II Tahun 2026 melalui siaran langsung di kanal YouTube Kemdiktisaintek.
Kemdiktisaintek ingin memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri. Melalui kerja sama tersebut, hasil riset dapat berkembang menjadi produk, teknologi, dan inovasi yang memberi manfaat nyata sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia.
- Penulis: Nazwa Alfani Mulyadi

Saat ini belum ada komentar