KTJI 2026 Digelar di Surabaya, Perkuat Tata Kelola Jurnal Ilmiah Indonesia
- account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
- calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Generate AI (Gemini)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumi24Jam – Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (Ditjen Saintek), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), akan menyelenggarakan Konvensi Nasional Tata Kelola dan Integritas Jurnal Ilmiah (KTJI) 2026 di Surabaya pada Agustus 2026. Melalui konvensi ini, Kemdiktisaintek ingin memperkuat tata kelola jurnal ilmiah sekaligus meningkatkan integritas publikasi akademik di Indonesia.
KTJI 2026 menjadi ruang kolaborasi bagi para pegiat publikasi ilmiah dari berbagai daerah. Selain mempererat sinergi antarlembaga, konvensi ini juga mendorong peningkatan kualitas jurnal ilmiah Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional. Kemdiktisaintek berharap kegiatan tersebut melahirkan inovasi baru dalam pengelolaan publikasi ilmiah.
Bahas Tata Kelola dan Integritas Publikasi
Ditjen Saintek mengundang pengelola jurnal, akademisi, perguruan tinggi, penerbit ilmiah, lembaga akreditasi, pengelola perpustakaan, asosiasi keilmuan, serta kementerian dan lembaga terkait untuk mengikuti konvensi ini.
Peserta akan mengikuti berbagai sesi diskusi dan berbagi pengalaman. Mereka akan membahas tata kelola jurnal, integritas akademik, kebijakan penerbitan, serta praktik terbaik dalam pengelolaan jurnal ilmiah. Selain itu, mereka juga akan mengulas tantangan publikasi di era digital dan strategi meningkatkan kualitas jurnal agar memenuhi standar internasional.
Forum ini juga memberi kesempatan kepada peserta untuk memperluas jejaring profesional. Mereka dapat memperkuat kolaborasi, bertukar gagasan, serta merumuskan solusi atas berbagai tantangan dalam pengelolaan jurnal ilmiah. Dengan demikian, KTJI 2026 berperan penting dalam memperkuat ekosistem publikasi ilmiah nasional.
Dorong Ekosistem Riset Berkualitas
Kemdiktisaintek memanfaatkan KTJI 2026 untuk memperkuat ekosistem riset dan publikasi ilmiah nasional. Pemerintah terus mendorong sivitas akademika agar menerapkan etika, transparansi, dan integritas dalam setiap proses publikasi. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kepercayaan terhadap hasil riset Indonesia.
Sementara itu, Ditjen Saintek mengajak seluruh pegiat publikasi ilmiah untuk memantau kanal resmi kementerian. Melalui kanal tersebut, mereka dapat memperoleh informasi mengenai jadwal pendaftaran, agenda kegiatan, narasumber, serta pembaruan lainnya terkait KTJI 2026.
Melalui penyelenggaraan KTJI 2026, Kemdiktisaintek ingin memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan. Selain itu, kementerian juga ingin meningkatkan kualitas jurnal ilmiah Indonesia agar semakin banyak jurnal nasional meraih reputasi internasional dan memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan.
- Penulis: Nazwa Alfani Mulyadi

Saat ini belum ada komentar