Mendiktisaintek Tekankan AI Sebagai Alat, Ilmu Utama Mahasiswa
- account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
- calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Cr : Kemdiktisaintek
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menghadiri Sidang Terbuka Senat Universitas Pasundan. Acara peresmian mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 ini berlangsung di Sasana Budaya Ganesha, Bandung. Dalam kesempatan tersebut, Mendiktisaintek mengajak para mahasiswa untuk terus memperkuat ilmu dan kompetensi diri. Selain itu, beliau menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi saat ini.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan tinggi. Oleh karena itu, mahasiswa perlu memanfaatkan AI sebagai alat bantu untuk mendukung proses belajar. Namun, pemanfaatan AI tidak boleh menggantikan kemampuan berpikir kritis dan proses menuntut ilmu. Sebab, fondasi ilmu pengetahuan dan nalar manusia tetap menjadi kunci utama dalam meraih keberhasilan akademik.
Membangun Budaya Akademik dan Kemampuan Berpikir Kritis
Melalui kegiatan bertajuk Maharaja Pasundan, Universitas Pasundan membangun budaya akademik yang kuat bagi mahasiswa baru. Kegiatan ini bertujuan menanamkan integritas, harapan, dan jati diri kepada seluruh peserta. Lebih lanjut, Mendiktisaintek mendorong generasi muda untuk selalu berinovasi dan tidak bergantung sepenuhnya pada teknologi serba otomatis. Sebab, esensi pendidikan terletak pada penguasaan konsep dasar serta pemecahan masalah secara mandiri.
Pihak kementerian terus berkomitmen mendukung terciptanya ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif dan berdampak nyata bagi masyarakat. Sementara itu, para mahasiswa baru menyambut arahan tersebut dengan penuh antusiasme selama rangkaian acara peresmian. Akhirnya, penguasaan ilmu pengetahuan yang kokoh dan bijak memanfaatkan teknologi akan mencetak lulusan hebat masa depan.
- Penulis: Nazwa Alfani Mulyadi

Saat ini belum ada komentar