Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Tanah Bergerak di Sukabumi, Puluhan Rumah Retak Warga Mengungsi

Tanah Bergerak di Sukabumi, Puluhan Rumah Retak Warga Mengungsi

  • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumi24jam– Peristiwa tanah bergerak melanda Kampung Cijambe, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, setelah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Bencana yang terjadi pada Jumat (27/02) itu menyebabkan sedikitnya 20 rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat retakan bervariasi, mulai dari ringan hingga cukup parah.

Kondisi tanah yang labil memicu pergeseran permukaan tanah dan berdampak langsung pada bangunan warga. Retakan terlihat pada dinding, lantai, hingga halaman rumah, sehingga membahayakan keselamatan penghuni. Banyak warga memilih meninggalkan rumah untuk sementara waktu guna menghindari risiko yang lebih besar.

Baca juga: Transparansi Dana Publik, LPDP Pertimbangkan Umumkan Alumni Yang Tak Tunaikan Kewajiban

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 80 warga terdampak akibat kejadian tersebut. Dari jumlah itu, 24 orang memutuskan mengungsi ke rumah kerabat yang dinilai lebih aman sambil menunggu kondisi tanah stabil.

BPBD Dirikan Tenda Pengungsian dan Lakukan Pendataan

Petugas dari BPBD Kabupaten Sukabumi bergerak cepat melakukan penanganan darurat di lokasi bencana. Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, menyampaikan bahwa tim telah memasang tenda darurat sebagai tempat pengungsian sementara bagi warga terdampak.

“Hari ini tim melakukan pemasangan tenda pengungsian bagi warga terdampak pergerakan tanah di Kampung Cijambe. Sebanyak enam unit tenda jenis family sudah terpasang di lokasi,” ujarnya pada Minggu (1/3/2026).

Selain menyediakan tempat pengungsian, petugas juga melakukan pemantauan lapangan serta mendata rumah yang mengalami kerusakan. Salah seorang warga mengaku khawatir karena retakan besar muncul di rumahnya, sehingga ia memilih mengungsi demi keselamatan keluarga.

BPBD mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras terjadi. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan berbagai instansi untuk memastikan keamanan warga sekaligus menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak bencana tanah bergerak tersebut.

Baca juga: Pedagang Roti Asal Purabaya Meninggal Mendadak di Warung Cibadak, Polisi Lakukan Penyelidikan

  • Penulis: Nazwa Alfani Mulyadi
  • Editor: Ina Haryani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Olahraga Sepeda Tetap Populer, Jadi Gaya Hidup Sehat dan Sarana Menikmati Alam

    Olahraga Sepeda Tetap Populer, Jadi Gaya Hidup Sehat dan Sarana Menikmati Alam

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Novita Berliana
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com, Sukabumi – Olahraga sepeda masih menjadi salah satu aktivitas kebugaran yang digemari masyarakat Indonesia. Selain menjadi sarana menjaga kesehatan, bersepeda kini berkembang menjadi gaya hidup yang memadukan aktivitas fisik dengan kesempatan menikmati keindahan alam. Pilihan Aktivitas Akhir Pekan yang Menyenangkan Popularitas bersepeda terus bertahan dalam beberapa tahun terakhir. Banyak masyarakat memanfaatkan akhir pekan untuk […]

  • Kemdiktisaintek Dorong PTS Jadi Adaptif dan Berkelanjutan

    Kemdiktisaintek Dorong PTS Jadi Adaptif dan Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mengajak perguruan tinggi swasta (PTS) untuk terus beradaptasi dengan perubahan global. Pemerintah mendorong PTS memperkuat tata kelola, meningkatkan mutu pendidikan, mengembangkan inovasi pembelajaran, dan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak. Ajakan tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dalam Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Badan Penyelenggara […]

  • Kosabangsa 2026 Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi Hadirkan Solusi bagi Masyarakat

    Kosabangsa 2026 Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi Hadirkan Solusi bagi Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi meluncurkan Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) 2026. Melalui program ini, Kemdiktisaintek memperkuat sinergi perguruan tinggi untuk menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan masyarakat. Program tersebut juga mendorong riset dan pengabdian kepada masyarakat agar menghasilkan inovasi yang berdampak bagi pembangunan daerah. Kemdiktisaintek meluncurkan Kosabangsa 2026 […]

  • Mengapa Kopi Nako Sukabumi Selalu Ramai? Ini Daya Tariknya bagi Pengunjung

    Mengapa Kopi Nako Sukabumi Selalu Ramai? Ini Daya Tariknya bagi Pengunjung

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Ina Haryani
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com – Tren bekerja dan bersantai di kedai kopi terus berkembang di berbagai daerah, termasuk Kota Sukabumi. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap ruang publik yang nyaman, Kopi Nako Sukabumi hadir sebagai destinasi favorit untuk menikmati kopi. Banyak pengunjung juga menghabiskan waktu bersama keluarga, teman, maupun rekan kerja di tempat ini, yang berlokasi di Jl […]

  • Pemain Senegal saat pertandingan melawan Iraq di Piala Dunia 2026

    Singa Teranga Mengaum! Senegal Bungkam Iraq untuk Jaga Asa di Piala Dunia 2026

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Ayunita Triany
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam– Senegal Vs Iraq menjadi salah satu pertandingan yang menyita perhatian pada lanjutan fase grup Piala Dunia 2026. Sejak menit pertama, Senegal langsung menunjukkan ambisi besar untuk menguasai pertandingan. Singa Teranga tampil agresif melalui permainan cepat dan umpan-umpan pendek yang membuat Iraq harus bekerja keras menjaga pertahanan mereka. Para pemain Senegal tidak memberi banyak ruang […]

  • BMKG: Musim Kemarau Melanda 96 Persen Jawa Barat, Waspada Kekeringan Meteorologis

    BMKG: Musim Kemarau Melanda 96 Persen Jawa Barat, Waspada Kekeringan Meteorologis

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Rifa Firyal Zhahara
    • 0Komentar

    sukabumi24jam.com, Sukabumi – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa musim kemarau telah memasuki 96 persen wilayah Jawa Barat. Berdasarkan analisis iklim global terkini, fenomena El Nino memicu pengurangan curah hujan secara signifikan di sebagian besar wilayah tersebut. BMKG memperkirakan wilayah tengah Jawa Barat berpotensi kuat mengalami bencana kekeringan meteorologis pada kurun waktu 1 hingga […]

expand_less