Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Banjir Limpasan Terjang Jalur Sukabumi-Sagaranten, Akses Sempat Lumuh Total

Banjir Limpasan Terjang Jalur Sukabumi-Sagaranten, Akses Sempat Lumuh Total

  • account_circle Rifa Firyal Zhahara
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 33
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

sukabumi24jam – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi pada Selasa (14/4) sore memicu banjir limpasan yang melumpuhkan total arus lalu lintas di ruas jalan provinsi penghubung Sukabumi Sagaranten. Cuaca ekstrem tersebut membawa material bebatuan dan lumpur yang menerjang badan jalan hingga menutup akses kendaraan dari kedua arah.

Kronologi dan Pemicu Banjir

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 15.00 WIB, tepatnya di Kampung Legok Areuy, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Intensitas hujan yang sangat tinggi memicu luapan air dari area perkebunan warga di sekitar lokasi kejadian.

Saluran drainase setempat gagal menampung lonjakan debit air yang datang secara tiba-tiba. Kondisi ini menyebabkan air meluber ke jalan raya sambil menyeret berbagai material alam seperti lumpur, batu besar, hingga rumpun bambu yang menghalangi jalur utama masyarakat.

Dampak banjir limpasan ini meluas hingga ke Kampung Tugu dan Desa Kertaangsana. Selain memutus akses transportasi, bencana ini juga menyebabkan pemadaman listrik di sekitar lokasi, yang menambah kesulitan bagi warga setempat dan pengguna jalan yang melintas.

Kesaksian Warga di Lokasi Kejadian

Asep (44), seorang warga Desa Cijangkar, memberikan kesaksian bahwa bencana ini murni akibat luapan air kebun dan bukan tanah longsor. Ia mengamati langsung bagaimana air dari area perkebunan warga melimpas ke jalan karena sistem pembuangan air yang tidak memadai.

“Kejadian sekitar pukul 15.00 WIB karena curah hujan tinggi. Ini bukan longsor, tapi air dari kebun warga melimpas ke jalan karena drainase tidak menampung. Jalan pun tergenang dan dipenuhi batu,” ujar Asep saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Terjangan material banjir tersebut memaksa para pengendara menghentikan perjalanan mereka selama berjam-jam. Antrean kendaraan memanjang karena material yang menutupi aspal terlalu berisiko untuk dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.

Lumpuhnya Mobilitas Pengguna Jalan

Ujang, salah seorang pengendara yang sedang menempuh perjalanan pulang kerja menuju Sagaranten, menceritakan pengalamannya terjebak macet. Ia mengaku tertahan hampir tiga jam di jalur tersebut sebelum petugas berhasil membersihkan jalur.

“Saya baru bisa melanjutkan perjalanan sekitar pukul sembilan malam setelah petugas mengevakuasi material. Kondisi di lapangan memang cukup parah karena bebatuan menutup jalan,” ungkap Ujang mengisahkan situasinya.

Merespons keadaan darurat ini, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat dan BPBD Kabupaten Sukabumi segera menerjunkan personel ke lokasi. Mereka bekerja sama dengan warga sekitar untuk menyingkirkan lumpur dan bebatuan menggunakan alat seadanya hingga alat berat tiba.

Upaya Evakuasi dan Pemulihan Jalur

Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengonfirmasi bahwa cuaca ekstrem menjadi faktor utama pemicu banjir tersebut. Petugas berupaya keras memulihkan akses transportasi agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu lebih lama.

Upaya pembersihan tersebut membuahkan hasil menjelang petang. Sekitar pukul 17.20 WIB, petugas mulai membuka jalur secara bertahap, meski awalnya masih memberlakukan sistem buka-tutup untuk mengurai kepadatan kendaraan yang sudah menumpuk sejak sore.

Hingga saat ini, laporan resmi menunjukkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Kendaraan kini sudah bisa melintasi jalur Sukabumi Sagaranten dengan normal dari kedua arah, walaupun sisa-sisa material tipis masih terlihat di beberapa titik.

Harapan Warga dan Imbauan Kewaspadaan

Warga setempat menaruh harapan besar agar pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata. Mengingat kejadian serupa pernah melanda lokasi yang sama pada tahun 2025, masyarakat mendesak perbaikan sistem drainase secara permanen untuk mencegah banjir berulang.

Pihak berwenang terus mengimbau para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi wilayah Sukabumi selatan. Hal ini mengingat prediksi cuaca menunjukkan curah hujan yang masih tetap tinggi dalam beberapa hari ke depan.

  • Penulis: Rifa Firyal Zhahara
  • Editor: Ina Haryani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kopi Kandang Sukabumi, Sensasi Wisata Unik Ngopi Sambil Berinteraksi dengan Satwa

    Kopi Kandang Sukabumi, Sensasi Wisata Unik Ngopi Sambil Berinteraksi dengan Satwa

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Ina Haryani
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam  – Tren wisata tematik terus berkembang di berbagai daerah, termasuk di Sukabumi. Salah satu destinasi yang tengah mencuri perhatian adalah Kopi Kandang, sebuah kafe dengan konsep unik yang menggabungkan pengalaman kuliner dan edukasi satwa dalam satu tempat. Terletak di kawasan Parungkuda, Kopi Kandang menawarkan pengalaman berbeda dari kafe pada umumnya. Pengunjung tidak hanya menikmati […]

  • Mahasiswa UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat di SMAN 5 Kota Sukabumi, Tingkatkan Pemahaman Agama Islam bagi Generasi Muda

    Mahasiswa UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat di SMAN 5 Kota Sukabumi, Tingkatkan Pemahaman Agama Islam bagi Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    sukabumi24jam, Sukabumi – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kelompok 3 Program Studi Pendidikan Agama Islam melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (PM) di SMA Negeri 5 Kota Sukabumi. Dalam kesempatan tersebut, kelompok tersebut mengangkat tema “Pentingnya Belajar Agama Islam sebagai Pedoman dalam Kehidupan Sehari-hari” dan melibatkan siswa-siswi kelas X sebagai peserta utama. Selanjutnya, mahasiswa melaksanakan program […]

  • Laju Kendaraan Tersendat di Exit Tol Fungsional Bocimi Siang Ini

    Laju Kendaraan Tersendat di Exit Tol Fungsional Bocimi Siang Ini

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Novita Berliana
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam, Sukabumi – Arus lalu lintas di pintu keluar (exit) Tol Fungsional Bocimi, Sukabumi, Menunjukkan kepadatan signifikan pada siang hari Minggu (22/3/2026). Akibatnya, Peningkatan volume kendaraan ini terjadi seiring dengan banyaknya warga yang memanfaatkan momen libur akhir pekan untuk menuju jalur arteri dan berbagai kawasan wisata di Sukabumi. Dominasi Kendaraan Pribadi dari Jakarta Berdasarkan pantauan […]

  • Kendaraan Listrik Semakin Populer sebagai Solusi Transportasi Ramah Lingkungan

    Kendaraan Listrik Semakin Populer sebagai Solusi Transportasi Ramah Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam, Sukabumi – Perkembangan teknologi transportasi di era modern semakin pesat. Salah satunya terlihat dari meningkatnya penggunaan kendaraan listrik. Masyarakat kini mulai menggunakan mobil, motor, hingga sepeda listrik sebagai alternatif transportasi ramah lingkungan. Kendaraan listrik menggunakan tenaga baterai sebagai sumber energi utama. Berbeda dengan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM), kendaraan ini tidak menghasilkan emisi gas […]

  • tanah longsor

    Longsor Cikembar Sukabumi Tutup Jalan, Akses Warga Terganggu

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Putri Indah Kirana
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam, Sukabumi – Longsor Cikembar Sukabumi terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak malam Minggu (2/3/2026). Material tanah dan batu menutup jalan sepanjang sekitar 20 meter sehingga aktivitas warga terganggu. Peristiwa longsor Cikembar Sukabumi ini terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu, hujan deras sudah berlangsung lebih dari dua jam. Kepala Polsek Cikembar memastikan […]

  • Prediksi Elon Musk: AI Akan Mengalahkan Manusia dalam Tiga Tahun ke Depan

    Prediksi Elon Musk: AI Akan Mengalahkan Manusia dalam Tiga Tahun ke Depan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam, Sukabumi — Saat ini, perkembangan Artificial Intelligence (AI) melaju sangat pesat hingga mengubah berbagai sendi kehidupan manusia. Teknologi tersebut kini merambah berbagai lini, mulai dari industri, pendidikan, kesehatan, hingga hiburan. Tokoh teknologi dunia, Elon Musk, memprediksi bahwa kecerdasan buatan akan mampu mengungguli manusia dalam tiga tahun ke depan. Pernyataan ini memicu diskusi luas mengenai […]

expand_less