Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Banjir Limpasan Terjang Jalur Sukabumi-Sagaranten, Akses Sempat Lumuh Total

Banjir Limpasan Terjang Jalur Sukabumi-Sagaranten, Akses Sempat Lumuh Total

  • account_circle Rifa Firyal Zhahara
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

sukabumi24jam – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi pada Selasa (14/4) sore memicu banjir limpasan yang melumpuhkan total arus lalu lintas di ruas jalan provinsi penghubung Sukabumi Sagaranten. Cuaca ekstrem tersebut membawa material bebatuan dan lumpur yang menerjang badan jalan hingga menutup akses kendaraan dari kedua arah.

Kronologi dan Pemicu Banjir

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 15.00 WIB, tepatnya di Kampung Legok Areuy, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Intensitas hujan yang sangat tinggi memicu luapan air dari area perkebunan warga di sekitar lokasi kejadian.

Saluran drainase setempat gagal menampung lonjakan debit air yang datang secara tiba-tiba. Kondisi ini menyebabkan air meluber ke jalan raya sambil menyeret berbagai material alam seperti lumpur, batu besar, hingga rumpun bambu yang menghalangi jalur utama masyarakat.

Dampak banjir limpasan ini meluas hingga ke Kampung Tugu dan Desa Kertaangsana. Selain memutus akses transportasi, bencana ini juga menyebabkan pemadaman listrik di sekitar lokasi, yang menambah kesulitan bagi warga setempat dan pengguna jalan yang melintas.

Kesaksian Warga di Lokasi Kejadian

Asep (44), seorang warga Desa Cijangkar, memberikan kesaksian bahwa bencana ini murni akibat luapan air kebun dan bukan tanah longsor. Ia mengamati langsung bagaimana air dari area perkebunan warga melimpas ke jalan karena sistem pembuangan air yang tidak memadai.

“Kejadian sekitar pukul 15.00 WIB karena curah hujan tinggi. Ini bukan longsor, tapi air dari kebun warga melimpas ke jalan karena drainase tidak menampung. Jalan pun tergenang dan dipenuhi batu,” ujar Asep saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Terjangan material banjir tersebut memaksa para pengendara menghentikan perjalanan mereka selama berjam-jam. Antrean kendaraan memanjang karena material yang menutupi aspal terlalu berisiko untuk dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat.

Lumpuhnya Mobilitas Pengguna Jalan

Ujang, salah seorang pengendara yang sedang menempuh perjalanan pulang kerja menuju Sagaranten, menceritakan pengalamannya terjebak macet. Ia mengaku tertahan hampir tiga jam di jalur tersebut sebelum petugas berhasil membersihkan jalur.

“Saya baru bisa melanjutkan perjalanan sekitar pukul sembilan malam setelah petugas mengevakuasi material. Kondisi di lapangan memang cukup parah karena bebatuan menutup jalan,” ungkap Ujang mengisahkan situasinya.

Merespons keadaan darurat ini, Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat dan BPBD Kabupaten Sukabumi segera menerjunkan personel ke lokasi. Mereka bekerja sama dengan warga sekitar untuk menyingkirkan lumpur dan bebatuan menggunakan alat seadanya hingga alat berat tiba.

Upaya Evakuasi dan Pemulihan Jalur

Kepala Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengonfirmasi bahwa cuaca ekstrem menjadi faktor utama pemicu banjir tersebut. Petugas berupaya keras memulihkan akses transportasi agar aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu lebih lama.

Upaya pembersihan tersebut membuahkan hasil menjelang petang. Sekitar pukul 17.20 WIB, petugas mulai membuka jalur secara bertahap, meski awalnya masih memberlakukan sistem buka-tutup untuk mengurai kepadatan kendaraan yang sudah menumpuk sejak sore.

Hingga saat ini, laporan resmi menunjukkan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut. Kendaraan kini sudah bisa melintasi jalur Sukabumi Sagaranten dengan normal dari kedua arah, walaupun sisa-sisa material tipis masih terlihat di beberapa titik.

Harapan Warga dan Imbauan Kewaspadaan

Warga setempat menaruh harapan besar agar pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata. Mengingat kejadian serupa pernah melanda lokasi yang sama pada tahun 2025, masyarakat mendesak perbaikan sistem drainase secara permanen untuk mencegah banjir berulang.

Pihak berwenang terus mengimbau para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi wilayah Sukabumi selatan. Hal ini mengingat prediksi cuaca menunjukkan curah hujan yang masih tetap tinggi dalam beberapa hari ke depan.

  • Penulis: Rifa Firyal Zhahara
  • Editor: Ina Haryani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Magnitudo 4,1 Mengguncang Sukabumi, Warga Sempat Terkejut

    Gempa Magnitudo 4,1 Mengguncang Sukabumi, Warga Sempat Terkejut

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Ayunita Triany
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam, Sukabumi – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu pagi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan kejadian tersebut melalui informasi resmi. Warga di beberapa daerah sekitar Kabupaten Sukabumi merasakan getaran gempa. Kejadian yang berlangsung mendadak itu sempat membuat sebagian masyarakat terkejut. Meskipun magnitudonya tidak terlalu besar, guncangan tetap […]

  • ojol dilindas mobil brimob

    Ojol Tewas Dilindas Mobil Rantis Brimob di Tengah Kericuhan Demo, Kapolri Minta Maaf

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Sismia Wandi
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam, Jakarta – Sebuah video yang beredar di media sosial menampilkan insiden tragis seorang pengendara ojek online (ojol) yang dilindas mobil rantis Brimob di tengah kericuhan demonstrasi di Pejompongan, Jakarta, Kamis (28/8/2025). Demonstrasi tersebut dilakukan massa yang menolak tunjangan bagi anggota DPR. Korban, Affan Kurniawan (21), warga Palmerah, Jakarta Barat, diketahui bukan peserta aksi. Temannya, […]

  • Pantai Cibuaya Sukabumi Sajikan Panorama Laut yang Memukau

    Pantai Cibuaya Sukabumi Sajikan Panorama Laut yang Memukau

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle ⁠Putri Indah Kirana
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com – Pantai Cibuaya menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik perhatian pengunjung di Kabupaten Sukabumi. Pantai ini menawarkan hamparan pasir, deburan ombak Samudra Hindia, dan suasana yang tenang sehingga cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga maupun teman. Banyak wisatawan datang sejak pagi untuk menikmati udara segar dan panorama laut. Mereka juga memanfaatkan kawasan pantai […]

  • Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Tayang 9 Juli 2026, Simak Sinopsis dan Pemain

    Film 402 Rumah Sakit Angker Korea Tayang 9 Juli 2026, Simak Sinopsis dan Pemain

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam – MD Pictures kembali meramaikan layar lebar melalui 402: Rumah Sakit Angker Korea yang mulai tayang di bioskop Indonesia pada 9 Juli 2026. Sutradara Anggy Umbara mengadaptasi film horor Korea Selatan Gonjiam: Haunted Asylum ke dalam versi Indonesia. Ia menghadirkan cerita baru dengan karakter dan nuansa yang lebih dekat dengan penonton Tanah Air. MD […]

  • Prediksi Elon Musk: AI Akan Mengalahkan Manusia dalam Tiga Tahun ke Depan

    Prediksi Elon Musk: AI Akan Mengalahkan Manusia dalam Tiga Tahun ke Depan

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam, Sukabumi — Saat ini, perkembangan Artificial Intelligence (AI) melaju sangat pesat hingga mengubah berbagai sendi kehidupan manusia. Teknologi tersebut kini merambah berbagai lini, mulai dari industri, pendidikan, kesehatan, hingga hiburan. Tokoh teknologi dunia, Elon Musk, memprediksi bahwa kecerdasan buatan akan mampu mengungguli manusia dalam tiga tahun ke depan. Pernyataan ini memicu diskusi luas mengenai […]

  • Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Lolos ke Semifinal Princess Cup 2026, Siap Tantang Vietnam

    Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Lolos ke Semifinal Princess Cup 2026, Siap Tantang Vietnam

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Novita Berliana
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com, Thailand  – Timnas Voli Putri Indonesia U-18 memastikan tiket semifinal Est Cola Princess Cup ke-23 Tahun 2026 setelah menempati posisi runner-up Grup A. Kepastian itu diraih usai berakhirnya pertandingan fase grup di Nakhon Ratchasima Thailand, pada Kamis (25/6). Garuda Pertiwi Muda kini bersiap menghadapi Vietnam dalam perebutan tiket menuju partai final. Performa Meyakinkan di Fase […]

expand_less