Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Jembatan Gantung Prima Jantake Berdiri Kokoh, Warga Sasagaran Sukabumi Lepas dari Jembatan Bambu

Jembatan Gantung Prima Jantake Berdiri Kokoh, Warga Sasagaran Sukabumi Lepas dari Jembatan Bambu

  • account_circle Rifa Firyal Zhahara
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

sukabumi24jam.com, Sukabumi – Penantian panjang masyarakat Kampung Jantake akhirnya terjawab secara manis. Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo bersama Bupati Sukabumi H. Asep Japar meresmikan Jembatan Gantung Prima Jantake di Desa Sasagaran, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (4/7/2026).

Infrastruktur baru sepanjang 35 meter ini membentang kokoh di atas aliran Sungai Cimandiri. Pembangunan kembali jembatan gantung tersebut bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Langkah revitalisasi ini memotong waktu tempuh dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat sekitar. Warga kini berbondong-bondong melintasi jembatan baru untuk beraktivitas harian pasca-peresmian berlangsung.

Menghubungkan Lahan Pertanian Antar-Kecamatan

Keberadaan jembatan gantung permanen ini membawa perubahan besar bagi roda perekonomian desa, terutama sektor pertanian. Fasilitas ini menghubungkan akses utama antara wilayah Desa Sasagaran menuju area Kecamatan Gegerbitung.

Selama bertahun-tahun, warga sekitar terpaksa mengandalkan jembatan bambu yang ringkih untuk menyeberangi sungai. Kondisi tersebut sering kali mengancam keselamatan warga saat debit air sungai meningkat pada musim hujan.

Salah seorang warga Desa Sasagaran, Jaja (64), meluapkan rasa gembiranya atas peresmian jembatan kokoh ini. Menurutnya, fasilitas tersebut mempermudah para petani lokal menggarap lahan mereka di seberang sungai.

“Jembatan ini sangat bermanfaat bagi warga Sasagaran. Sebab lahan pertanian warga banyak di seberang jembatan di Kecamatan Gegerbitung,” ujar Jaja di lokasi kegiatan.

Jaja juga membandingkan kualitas bangunan jembatan masa lalu dengan kondisi fisik yang sekarang. “Dulu itu dari bambu. Kalau sekarang sudah lebih bagus dan kokoh. Sehingga tidak takut ketika melewatinya,” ucapnya dengan wajah lega.

Kolaborasi Kuat Demi Mendongkrak Ekonomi Desa

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan buah manis dari sinergi lintas instansi. Pemerintah mengapresiasi kerja sama solid antara jajaran kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah.

“Jembatan hasil kolaborasi bersama Polres Sukabumi Kota dan pihak lainnya ini, sangatlah bermanfaat. Terutama dalam peningkatan perekonomian warga,” ungkap Bupati yang akrab menyandang sapaan Asjap tersebut.

Asep Japar juga menitipkan pesan penting kepada seluruh masyarakat agar ikut merawat aset publik ini secara swadaya. “Mari kita terus berkolaborasi untuk memajukan Kabupaten Sukabumi. Kepada warga tolong jaga dan rawat jembatan ini agar terus awet,” pintanya.

Mendukung Kelancaran Patroli Keamanan Wilayah

Selain menggerakkan sektor ekonomi, jembatan ini juga mengoptimalkan fungsi pelayanan kepolisian di lapangan. Akses jalan yang memadai membantu petugas mengontrol situasi keamanan di dua area kecamatan secara cepat.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, menilai jembatan permanen ini memberikan kenyamanan psikologis yang tinggi bagi warga setempat. Mobilitas masyarakat kini tidak lagi terhambat oleh batasan geografis aliran sungai.

“Warga lebih nyaman melintasi sungai, petani lebih mudah membawa hasil pertanian, dan kami pun lebih nyaman dan mudah berpatroli,” beber Sentot.

Sentot menambahkan bahwa proyek fisik ini merupakan manifestasi kepedulian institusi Polri terhadap hajat hidup orang banyak. Pihak Polres Sukabumi Kota juga melengkapi acara peresmian dengan membagikan paket sembako gratis kepada warga.

“Ini bukan sekadar perayaan HUT Polri, pembangunan jembatan wujud nyata bakti sosial Polres Sukabumi Kota bersama TNI dan Pemerintah Daerah dalam membantu kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: Rifa Firyal Zhahara

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemacetan di Palabuhanratu Viral di Media Sosial, Wisatawan Terjebak Berjam-jam

    Kemacetan di Palabuhanratu Viral di Media Sosial, Wisatawan Terjebak Berjam-jam

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Nazwa Pharida
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam, Sukabumi – Kemacetan parah melanda kawasan Palabuhanratu pada momen libur Lebaran 2026. Lonjakan kendaraan menuju jalur wisata memicu antrean panjang hingga peristiwa tersebut viral di media sosial. Video yang beredar di medsos memperlihatkan arus lalu lintas tersendat. Kendaraan hanya bergerak perlahan, sementara antrean tampak mengular hingga memenuhi badan jalan dari arah menuju kawasan pantai maupun […]

  • UBSI Buka 4 Prodi Baru untuk Jawab Kebutuhan SDM Masa Depan

    UBSI Buka 4 Prodi Baru untuk Jawab Kebutuhan SDM Masa Depan

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Ina Haryani
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com – Jakarta, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) resmi membuka babak baru dalam pengembangan pendidikan tinggi. Kampus Digital Kreatif ini menerima Surat Keputusan (SK) penyatuan Akademi Keperawatan (Akper) Bina Insan sekaligus mengantongi izin pembukaan tiga program studi baru, yaitu Hukum (S1), Psikologi (S1), dan Hubungan Internasional (S1). Langkah tersebut memperluas pilihan pendidikan bagi masyarakat. UBSI […]

  • Bezzecchi Bidik Rekor Langka Freddie Spencer di MotoGP Jerman 2026, Peluang Ukir Sejarah

    Bezzecchi Bidik Rekor Langka Freddie Spencer di MotoGP Jerman 2026, Peluang Ukir Sejarah

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Novita Berliana
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com – Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, berpeluang mencetak sejarah pada MotoGP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring. Jika meraih kemenangan, pembalap asal Italia itu akan menyamai rekor langka legenda balap Freddie Spencer yang bertahan selama 42 tahun. Bezzecchi Berpeluang Samai Rekor Freddie Spencer Bezzecchi datang ke Sachsenring dengan performa yang terus meningkat sepanjang musim. Ia […]

  • digital marketing kreatif

    Karya Keren tapi Sepi Viewers? Ini Rahasia Digital Marketing yang Wajib Anak Kreatif Tahu!

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam – Ngomong rahasia digital marketing di era konten kreatif, pernah nggak sih kamu udah begadang berhari-hari buat ngedit video yang transisinya super smooth? atau bikin desain ilustrasi yang detailnya gila-gilaan, tapi pas di-upload ke medsos… yang nge-like cuma temen dekat sama ibu kamu doang? Rasanya pasti nyesek banget sih, ya? Kenyataannya, di era sekarang, […]

  • Petugas lintasan dan peserta terlibat perdebatan saat penertiban pelari tanpa BIB di Mandiri Jogja Marathon 2026.

    Insiden Mandiri Jogja Marathon 2026 Jadi Sorotan, Petugas Tertibkan Pelari Tanpa BIB

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle Novita Berliana
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com, Yogyakarta – Insiden di Mandiri Jogja Marathon 2026 menjadi sorotan publik. Peristiwa itu terjadi saat petugas lintasan menertibkan seorang pelari tanpa nomor peserta (BIB) di area lomba pada Minggu (21/6). Petugas marshall menemukan seorang pelari yang berada di jalur perlombaan tanpa identitas peserta resmi. Sesuai prosedur, petugas langsung meminta pelari tersebut keluar dari lintasan. […]

  • Nasi Tutug Oncom Sukabumi Hadirkan Cita Rasa Tradisional

    Nasi Tutug Oncom Sukabumi Hadirkan Cita Rasa Tradisional

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle ⁠Putri Indah Kirana
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com – Nasi Tutug Oncom Sukabumi menjadi salah satu kuliner khas yang selalu menarik perhatian wisatawan. Hidangan ini menghadirkan perpaduan nasi hangat dengan oncom berbumbu yang menghasilkan cita rasa gurih dan aroma khas. Karena itu, banyak orang memasukkan menu ini ke dalam daftar kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung ke Sukabumi. Masyarakat Sukabumi telah mengenal […]

expand_less