Kantor KUA Nagrak Sukabumi Dibobol Maling, Printer Pencetak Buku Nikah Raib
- account_circle Rifa Firyal Zhahara
- calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

foto : dok KUA Nagrak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
sukabumi24jam.com, Sukabumi – Komplotan pencuri membobol Kantor Urusan Agama (KUA) Nagrak di Jalan Masjid Besar At-Taqwa, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Aksi kriminalitas tersebut pertama kali ketahuan oleh petugas piket pada Senin (6/7/2026) pagi saat hendak memulai aktivitas kerja.
Para pelaku berhasil menggondol satu unit printer PLQ 20 milik negara yang biasa berguna untuk mencetak buku nikah. Selain itu, mereka juga membawa kabur barang pribadi milik pegawai berupa satu unit laptop, dua unit printer, beberapa pasang sepatu, helm, serta tabung gas elpiji 3 kilogram.
Kepala KUA Nagrak, Usep Saepul Ruhiyat, membenarkan adanya peristiwa pembobolan yang merugikan hingga jutaan rupiah tersebut. Pihaknya menduga pelaku melancarkan aksinya pada malam hari saat kondisi kantor sedang kosong dan libur.
“Betul terjadi pembobolan KUA. Diperkirakan antara malam Ahad atau malam Senin yang baru lalu,” ujar Usep saat memberikan konfirmasi pada Rabu (8/7/2026).
Pelaku Diduga Masuk Lewat Pintu Belakang
Maling diduga kuat menyusup ke dalam area kantor dengan memanfaatkan jalur belakang bangunan. Kecurigaan ini muncul karena kondisi seluruh pintu bagian depan kantor masih terkunci rapat saat pegawai pertama kali datang.
“Yang piket pagi-pagi datang. Pas masuk aman-aman saja. Begitu operator masuk ke ruang operator, lihat printer sudah enggak ada,” kata Usep menjelaskan kronologi awal.
Berdasarkan banyaknya volume barang yang hilang, Usep menduga pelaku pencurian ini melibatkan lebih dari satu orang.
“Mereka masuk lewat pintu belakang kantor. Ketahuan sudah dalam keadaan tidak terkunci,” sambungnya.
Dokumen Negara Aman dan Pelayanan Tetap Normal
Meskipun kehilangan printer inventaris penting, Usep memastikan seluruh dokumen kearsipan dan blangko buku nikah tetap aman. Aksi pencurian ini sama sekali tidak mengganggu sistem pelayanan administrasi untuk masyarakat Nagrak.
Sistem digital daring (online) membantu KUA Nagrak mengalihkan sementara proses cetak dokumen fisik ke kantor terdekat. Pihak Kementerian Agama juga bergerak cepat mengirimkan mesin printer pengganti agar operasional kantor kembali optimal.
“Enggak ada masalah karena kita sudah online. Ketika enggak ada printer, kita bisa ikut ke KUA yang terdekat. Kemarin hari Selasa ada tiga peristiwa nikah, buku nikahnya sudah dicetak di KUA Cibadak,” jelas Usep.
Marak Aksi Pembobolan Meresahkan Warga
Pihak KUA Nagrak sudah melaporkan kasus ini secara resmi kepada aparat kepolisian setempat. Petugas Polsek Nagrak juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta melacak jejak pelaku.
“Sudah dilaporkan. Barusan juga polisi ke TKP lagi ke sini untuk memastikan,” ungkap Usep.
Peristiwa ini menambah panjang daftar kasus pembobolan fasilitas umum dan warung milik warga di wilayah Kecamatan Nagrak belakangan ini. Komplotan maling spesialis tersebut kerap mengincar barang elektronik, rokok, hingga tabung gas dapur sehingga memicu keresahan masyarakat. Pihak KUA pun mengharapkan peran aktif warga jika mengetahui informasi mencurigakan terkait kasus ini.
“Untuk dokumen dan blangko buku nikah insya Allah aman. Mohon bantuannya juga bagi baraya yang memiliki informasi terkait peristiwa ini agar dapat menghubungi kami,” pungkasnya.
- Penulis: Rifa Firyal Zhahara

Saat ini belum ada komentar