Krisis Air Bersih di Jawa Barat Kian Meluas, 1,4 Juta Warga Rasakan Dampaknya
- account_circle Nur Andini
- calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Sumber: radarsukabumi.com
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumi24jam, Sukabumi – Dampak bencana kekeringan yang melanda wilayah Jawa Barat (Jabar) kini semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan data terbaru hingga Selasa, krisis air bersih telah berdampak pada 1.405.110 jiwa atau sekitar 429.634 kepala keluarga. Wilayah yang terdampak mencakup 879 desa/kelurahan yang tersebar di 281 kecamatan. Merespons kondisi ini, pemerintah daerah bersama berbagai instansi terkait terus bergerak cepat menyalurkan pasokan air bersih bagi masyarakat.
Wilayah Terdampak dan Distribusi Pasokan
Secara keseluruhan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat total bantuan air bersih yang sudah didistribusikan mencapai 40.753.275 liter. Dari seluruh kawasan yang mengalami kekeringan, Kabupaten Bogor mencatatkan jumlah warga terdampak terbanyak, yaitu 412.755 jiwa. Wilayah lain dengan jumlah pemukim terdampak yang cukup besar adalah Purwakarta sebanyak 173.442 jiwa dan Garut sebesar 117.434 jiwa.
Terkait alokasi distribusi, Kabupaten Bekasi menjadi daerah penerima pasokan air bersih terbesar dengan volume mencapai 15,8 juta liter. Selanjutnya, Bogor memperoleh pasokan sebesar 7,6 juta liter, Ciamis 3,3 juta liter, Kota Tasikmalaya 2,5 juta liter, serta Pangandaran sebesar 2,3 juta liter. Pengiriman bantuan air ini juga menjangkau berbagai wilayah lain, mulai dari Bandung, Subang, Sukabumi, hingga Majalengka.
Kolaborasi Penanganan Bencana
Keberhasilan penanganan dan penyaluran air bersih ini merupakan buah kolaborasi dari 12 lembaga penanggulangan bencana. BPBD Jabar menjadi penyokong utama dengan porsi distribusi terbanyak sebesar 25,7 juta liter. Selain itu, PMI, PDAM, Kementerian PUPR, Tagana, komunitas lokal, sektor swasta, Baznas, hingga personel TNI/Polri turut menyokong penuh aksi kemanusiaan ini.
“Data rekapitulasi mencatat dampak kekeringan telah melanda 1,4 juta jiwa di 281 kecamatan, dengan total penyaluran bantuan menembus 40,75 juta liter,” ujar Pranata Humas BPBD Jabar, Hadi Rahmat Hardjasasmita.
- Penulis: Nur Andini
- Editor: Rifa Firyal Zhahara

Saat ini belum ada komentar