Sukabumi24Jam, Sukabumi – Gelombang wisatawan dari wilayah Jabodetabek memadati objek wisata alam Curug Cibeureum di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) via pintu masuk Cibodas sepanjang libur panjang (long weekend) awal Juni ini. Antrean kendaraan roda dua dan roda empat mulai mengular di sekitar area parkir utama Kebun Raya Cibodas sejak pagi hari.
Lonjakan Pengunjung Jalur Hijau TNGGP
Kawasan konservasi ini mengalami lonjakan arus kunjungan yang sangat drastis karena menyajikan trek wisata yang aman, landai, serta asri [TNGGP]. Ribuan pelancong domestik memilih berjalan kaki menempuh rute trekking sejauh 2,8 kilometer demi menikmati kesegaran udara pegunungan. Akses jalur berbatu yang tertata rapi membuat destinasi legendaris ini sangat ramah untuk kalangan pendaki pemula maupun rombongan keluarga.
Pesona Tiga Air Terjun yang Memikat
Saat tiba di lokasi utama, pengunjung dapat langsung menikmati pesona tiga air terjun eksotis yang terletak saling berdekatan. Pengelola menawarkan Curug Cibeureum sebagai air terjun utama yang paling besar, berdampingan dengan Curug Cidendeng dan Curug Cikundul. Aliran air yang sangat deras serta hempasan angin dingin khas lereng gunung langsung mengobati rasa lelah wisatawan setelah mendaki selama dua jam.
Spot Foto Estetik dan Edukasi Kebersihan
Sepanjang jalur pendakian, para pelancong juga memenuhi beberapa spot ikonik untuk beristirahat sambil berswafoto. Sejumlah titik favorit yang ramai meliputi kawasan Telaga Biru yang eksotis serta jembatan kayu panjang di atas rawa.
Pihak pengelola menetapkan tarif tiket masuk sebesar Rp18.500 per orang yang sangat ekonomis bagi semua kalangan. Kendati demikian, petugas keamanan hutan terus berkeliling memberikan imbauan tegas kepada semua orang. Petugas mewajibkan wisatawan membawa pulang kembali seluruh sampah logistik mereka demi menjaga kelestarian ekosistem satwa di taman nasional.
Saat ini belum ada komentar