Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Kemdiktisaintek Dorong Konsorsium Kampus Tanggap Bencana di Sulawesi Tengah

Kemdiktisaintek Dorong Konsorsium Kampus Tanggap Bencana di Sulawesi Tengah

  • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
  • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumi24Jam – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Melalui upaya tersebut, Kemdiktisaintek mendorong pembentukan Konsorsium Kampus Tanggap Bencana yang melibatkan perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) di Sulawesi Tengah.

Kemdiktisaintek menyampaikan inisiatif tersebut dalam Deklarasi Konsorsium Iklim dan Tanggap Bencana PTN-PTS se-Sulawesi Tengah. Kegiatan berlangsung di Aula Baru Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako, Palu, pada Senin, 22 Juni 2026. Selain itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, menghadiri kegiatan tersebut bersama pimpinan perguruan tinggi, akademisi, peneliti, pemerintah daerah, dan sejumlah pemangku kepentingan.

Perguruan Tinggi Perkuat Mitigasi Bencana

Dalam sambutannya, Fauzan menegaskan bahwa perguruan tinggi memegang peran penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana. Kampus tidak hanya menjalankan pendidikan, tetapi juga mengembangkan riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, perguruan tinggi dapat menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan.

Selanjutnya, setiap perguruan tinggi dapat berbagi pengetahuan, hasil penelitian, teknologi, dan pengalaman melalui konsorsium ini. Alhasil, kolaborasi tersebut mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam mitigasi bencana dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

Kolaborasi Perkuat Riset dan Inovasi

Kemdiktisaintek membentuk Konsorsium Kampus Tanggap Bencana untuk memperkuat sinergi antarkampus di Sulawesi Tengah. Pasalnya, wilayah tersebut memiliki risiko tinggi terhadap gempa bumi, tsunami, banjir, dan tanah longsor.

Melalui kerja sama itu, perguruan tinggi dapat mengembangkan riset tentang mitigasi bencana, sistem peringatan dini, teknologi kebencanaan, dan pemberdayaan masyarakat. Kemudian, para peneliti dapat menerapkan hasil riset secara langsung sehingga masyarakat memperoleh manfaat yang nyata.

Tak hanya itu, konsorsium ini memperluas kerja sama dalam pendidikan, pelatihan, pengabdian kepada masyarakat, dan pertukaran pengetahuan antarkampus.

Kampus Hadirkan Solusi bagi Masyarakat

Kemdiktisaintek menilai kolaborasi antarkampus menjadi kunci untuk menghadapi perubahan iklim dan risiko bencana di Indonesia. Oleh karena itu, kementerian terus mendorong kampus menghasilkan inovasi yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Di sisi lain, Konsorsium Kampus Tanggap Bencana juga memperkuat budaya kolaborasi, mempercepat lahirnya inovasi, dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Selain itu, program ini mendukung penguatan pendidikan tinggi berbasis riset dan pengabdian kepada masyarakat.

Pada akhirnya, pemerintah, akademisi, peneliti, dan perguruan tinggi akan terus bekerja sama mengembangkan solusi ilmiah. Dengan begitu, kolaborasi tersebut mampu mengurangi risiko bencana sekaligus mendukung pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.

  • Penulis: Nazwa Alfani Mulyadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Soft Skill bagi Lulusan Perguruan Tinggi untuk Meningkatkan Daya Saing di Dunia Kerja

    Pentingnya Soft Skill bagi Lulusan Perguruan Tinggi untuk Meningkatkan Daya Saing di Dunia Kerja

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Ina Haryani
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com – Penguasaan soft skill bagi lulusan perguruan tinggi kini menjadi kebutuhan utama di tengah perubahan dunia kerja yang berlangsung sangat cepat. Perkembangan teknologi digital, adopsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI), serta transformasi industri mendorong perusahaan mencari kandidat yang tidak hanya unggul secara teknis. Perusahaan juga mengutamakan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, berpikir kritis, dan beradaptasi. […]

  • Opak Jampang Jadi Camilan Khas Sukabumi yang Legendaris

    Opak Jampang Jadi Camilan Khas Sukabumi yang Legendaris

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle ⁠Putri Indah Kirana
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam.com – Opak Jampang menjadi salah satu camilan tradisional khas Pajampangan, Kabupaten Sukabumi. Masyarakat terus mempertahankan kuliner ini karena teksturnya renyah dan cita rasanya gurih. Banyak wisatawan membeli camilan tersebut setelah menikmati berbagai destinasi wisata di Sukabumi Selatan. Selain menawarkan rasa yang khas, camilan ini hadir dalam kemasan praktis. Wisatawan membawa beberapa kemasan untuk keluarga […]

  • Pilmapres 2026 Hadirkan Kategori Mahasiswa Disabilitas Berprestasi, UMN Jadi Tuan Rumah

    Pilmapres 2026 Hadirkan Kategori Mahasiswa Disabilitas Berprestasi, UMN Jadi Tuan Rumah

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menggelar Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2026 dengan konsep yang lebih inklusif. Untuk pertama kalinya, Ditjen Dikti membuka kategori Mahasiswa Disabilitas Berprestasi. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif, setara, dan berdampak. Ditjen Dikti mengumumkan penyelenggaraan Pilmapres […]

  • MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula Tayang 6 Agustus 2026, Drama Petualangan Penuh Misteri

    MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula Tayang 6 Agustus 2026, Drama Petualangan Penuh Misteri

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan tontonan keluarga melalui MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula. Film ini akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 6 Agustus 2026. Sutradara Franklin Darmadi mengemas kisah petualangan, drama, dan misteri dalam cerita persahabatan yang penuh makna. Film berdurasi 98 menit ini mengikuti perjalanan empat sahabat, yaitu Kirana, Hanna, […]

  • Film Drama Komedi Jangan Lupa Bahagia Sajikan Kisah Hangat yang Menggugah Hati

    Film Drama Komedi Jangan Lupa Bahagia Sajikan Kisah Hangat yang Menggugah Hati

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam – Layar lebar Indonesia kembali kedatangan tontonan penuh kehangatan lewat film berjudul Jangan Lupa Bahagia. Bioskop-bioskop di seluruh Indonesia menayangkan film ini secara serentak mulai Kamis, 10 September 2026. Rumah produksi mengemas film ini dengan paduan drama romantis dan komedi yang menyegarkan pikiran. Oleh karena itu, para pencinta sinema lokal dapat menikmati kisah yang […]

  • donald trump

    Indonesia Masuk Dewan Perdamaian Trump, Babak Baru Diplomasi Global

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam, Jakarta – Indonesia kembali menegaskan perannya di panggung internasional. Di tengah dinamika geopolitik global yang terus bergejolak, Indonesia resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian, sebuah inisiatif yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mendorong penyelesaian konflik dunia, termasuk krisis berkepanjangan di Gaza. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan bahwa Indonesia bersama sejumlah negara di […]

expand_less