Melalui PKM, Mahasiswa UBSI Edukasi Toleransi Beragama kepada Siswa SDN Cicadas
- account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
- calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Melalui PKM, Mahasiswa UBSI Edukasi Toleransi Beragama kepada Siswa SDN Cicadas| Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumi24Jam – Mahasiswa Kelompok 8 Program Studi Sistem Informasi Akuntansi UBSI Sukabumi menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) sebagai bagian dari Projek Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam. Mereka mengusung tema “Edukasi Toleransi Beragama sebagai Bentuk Penguatan di Tengah Keberagaman”. Kegiatan berlangsung pada Rabu (3/06) mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai di SDN Cicadas, Kota Sukabumi.
Mona Silvia selaku ketua kelompok bersama Anggraeni Nurzahra, Salwa Mastasya Aulia, Melia Windiati, dan Latifah memimpin kegiatan tersebut. Sebanyak 24 siswa kelas VI SDN Cicadas mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias. Mereka juga berpartisipasi aktif dalam setiap sesi yang disiapkan tim mahasiswa.
Penyampaian Materi Toleransi Secara Interaktif
Tim mahasiswa membuka kegiatan dengan sesi perkenalan bersama peserta. Suasana yang hangat membuat siswa merasa nyaman sejak awal kegiatan. Para peserta pun tampak bersemangat mengikuti setiap rangkaian acara.
Selanjutnya, tim mahasiswa menyampaikan materi tentang pentingnya toleransi beragama dalam kehidupan sehari-hari. Mereka menekankan pentingnya sikap toleransi di lingkungan sekolah yang beragam. Tim mahasiswa menggunakan bahasa sederhana agar siswa dapat memahami materi dengan mudah.
Dalam sesi tersebut, tim mahasiswa menjelaskan bahwa toleransi merupakan sikap saling menghargai perbedaan. Perbedaan itu meliputi agama, suku, budaya, maupun kebiasaan. Melalui contoh yang dekat dengan kehidupan siswa, mereka membantu peserta memahami pentingnya menjaga kerukunan. Tim mahasiswa juga mengajak siswa menghindari sikap diskriminatif terhadap teman yang berbeda latar belakang.
Ice Breaking dan Diskusi Meningkatkan Antusiasme Peserta
Untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, tim mahasiswa mengadakan sesi ice breaking. Kegiatan ini melibatkan seluruh peserta melalui permainan edukatif. Berbagai permainan tersebut berhasil meningkatkan semangat dan kekompakan siswa.
Setelah itu, tim mahasiswa membuka sesi tanya jawab. Mereka memberi kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pendapat dan pengalaman. Siswa juga berbagi pemahaman mereka mengenai sikap toleransi. Banyak peserta berani mengemukakan pandangannya. Kondisi tersebut membuat diskusi berlangsung interaktif dan edukatif.
Kegiatan kemudian berlanjut dengan sesi dokumentasi bersama. Setelah itu, tim mahasiswa menutup acara secara resmi. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga akhir. Siswa maupun pihak sekolah memberikan respons yang positif terhadap kegiatan tersebut. Guru pendamping juga mengapresiasi upaya mahasiswa dalam memberikan edukasi yang bermanfaat bagi peserta didik.
Menanamkan Nilai Toleransi untuk Generasi Masa Depan
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menghargai perbedaan. Mereka juga belajar menjaga kerukunan dan membangun sikap saling menghormati sejak usia dini. Tim pelaksana berharap edukasi ini dapat memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari. Harapan tersebut mencakup lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan keberagaman. Karena itu, penanaman nilai toleransi sejak sekolah dasar menjadi langkah penting. Nilai tersebut dapat membantu membentuk generasi yang hidup rukun dan damai. Selain itu, mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang saling menghargai demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
- Penulis: Nazwa Alfani Mulyadi
- Editor: Ina Haryani

Saat ini belum ada komentar