Pemerintah Siapkan Empat SMA Unggul Garuda Baru, 307 Siswa Terbaik Lolos Seleksi
- account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Cr : Ranbitv.com
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumi 24Jam – Pemerintah melalui Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI mengumumkan sebanyak 307 siswa terbaik lolos sebagai angkatan pertama SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027. Program ini memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus menyiapkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global.
Pemerintah membangun empat SMA Unggul Garuda Baru di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses pendidikan. Sekolah tersebut berada di Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung; Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur; Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara; dan Bulungan, Kalimantan Utara.
Empat Lokasi Prioritas
Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI, Kurnia Ramadhana, menjelaskan bahwa pembangunan seluruh sekolah menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga 21 Juni 2026, progres pembangunan di empat lokasi telah melampaui target. Karena itu, pemerintah optimistis kegiatan belajar mengajar dapat segera dimulai.
Pemerintah membangun sekolah di luar Pulau Jawa untuk memperluas pemerataan pendidikan. Melalui program ini, pemerintah memberikan kesempatan yang sama kepada siswa berprestasi dari berbagai daerah agar memperoleh pendidikan berkualitas.
Ribuan Peserta Mengikuti Seleksi
Program SMA Unggul Garuda Baru mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sebanyak 3.935 siswa mengikuti seleksi tahap pertama. Pemerintah menyusun sistem seleksi berdasarkan prestasi akademik, kondisi ekonomi keluarga, dan asal geografis. Langkah tersebut memastikan proses penerimaan berlangsung secara adil dan inklusif.
Seleksi berlangsung dalam beberapa tahapan. Sebanyak 1.632 peserta lolos ke tahap berikutnya. Kemudian, 640 peserta melaju ke tahap kedua. Setelah itu, 320 peserta mencapai tahap akhir. Dari jumlah tersebut, pemerintah menetapkan 307 siswa sebagai angkatan pertama SMA Unggul Garuda Baru.
Persiapan Tahun Ajaran Baru
Selain menyelesaikan pembangunan sekolah, pemerintah juga menyiapkan tenaga pendidik dan manajemen sekolah. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi merekrut kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta puluhan guru ASN dan PPPK untuk mendukung proses pembelajaran.
Siswa akan memasuki asrama pada 16–19 Juli 2026. Selanjutnya, sekolah memulai kegiatan belajar mengajar pada 20 Juli 2026. Sementara itu, siswa SMA Unggul Garuda Bulungan akan belajar sementara di SMA Unggul Garuda Konawe Selatan hingga pembangunan sekolah di Bulungan selesai.
Fokus pada Pendidikan Berbasis STEM
SMA Unggul Garuda Baru menerapkan sistem sekolah berasrama dengan pembelajaran berbasis STEM, yaitu Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika. Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berharap siswa mampu mengembangkan kemampuan akademik, kepemimpinan, dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan masa depan.
Program ini merupakan implementasi Peraturan Presiden Nomor 116 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Sekolah Menengah Atas Unggul Garuda. Selain itu, pemerintah menargetkan pembangunan puluhan SMA Unggul Garuda di berbagai daerah hingga 2029 sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
- Penulis: Nazwa Alfani Mulyadi

Saat ini belum ada komentar