Peluncuran Program STEM Nasional di Kudus Latih Anak Belajar Sains Sejak PAUD
- account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
- calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Mendikdasmen Abdul Mu'ti bersama jajaran Kemendikdasmen dan anak-anak PAUD saat Peluncuran Program STEM Nasional di Kudus, Jawa Tengah.Cr : Medcom.id
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumi24Jam – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi merilis Peluncuran Program STEM Nasional di Kudus, Jawa Tengah, Kamis (3/9/2026). Melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), program ini hadir untuk memperkuat pembelajaran Sains, Teknologi, Enjinering, dan Matematika sejak jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Acara peluncuran tersebut bertempat di PAUD Terpadu Kalirejo dengan mengusung tema “Berani Mencoba, Kreatif Mencipta”.
Selain itu, peluncuran program ini bertujuan mendekatkan dunia sains ke dalam kehidupan sehari-hari anak. Pemanfaatan benda-benda sederhana di sekitar lingkungan menjadi media utama anak-anak untuk bereksplorasi. Contohnya, siswa PAUD Terpadu Kalirejo berhasil mengubah kardus bekas menjadi replika Menara Kudus yang menarik.
Penerapan Konsep 5M Buat Pembelajaran Lebih Menyenangkan
Program STEM Nasional ini mengusung pendekatan unik berbasis 5M, yaitu mudah, murah, menggembirakan, mindful, dan meaningful. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa semua anak memiliki kesempatan untuk menjadi saintis. Menurutnya, pembelajaran sains tidak selalu membutuhkan peralatan laboratorium yang mahal.
Di samping itu, Dirjen GTK, Nunuk Suryani, menilai program ini menjadi katalis penting dalam dunia pendidikan. Pendekatan ini berhasil menghubungkan berbagai disiplin ilmu dengan pengalaman nyata anak. Hasilnya, kegiatan ini efektif mendorong praktik saintifik, rekayasa, dan kolaborasi sejak usia dini.
Peta Jalan Pelatihan STEM 2026 Siap Jangkau Ratusan Sekolah
Kemendikdasmen juga merancang Peta Jalan Pelatihan STEM 2026 untuk memperluas jangkauan program ke seluruh Indonesia. Pada tingkat Fasilitator Nasional, program ini menargetkan 43 sekolah dengan melibatkan 121 orang dan 34 UPT. Selanjutnya, tingkat Fasilitator Daerah menyasar 58 sekolah dengan total 1.636 peserta.
Pada akhirnya, sasaran diseminasi program diharapkan mampu menjangkau 116 sekolah serta melatih hingga 3.272 orang. Melalui Peta Jalan Pelatihan STEM 2026 ini, pemerintah optimistis dapat menciptakan ekosistem belajar yang kreatif dan inklusif. Peluncuran Program STEM Nasional di Kudus pun menjadi pijakan awal untuk mencetak generasi inovatif masa depan.
- Penulis: Nazwa Alfani Mulyadi

Saat ini belum ada komentar