Panduan Kemendikdasmen Menyiapkan Kelas Aman Asap untuk Mitigasi Bencana Karhutla
- account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
- calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Cr : Instagram Kemendikdasmen
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumi24Jam – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merilis langkah teknis untuk menyiapkan kelas aman asap di lingkungan sekolah. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 20 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Layanan Pendidikan pada Satuan Pendidikan di Daerah Terdampak Asap Kebakaran Hutan dan Lahan. Oleh karena itu, setiap sekolah dianjurkan menyiapkan minimal satu ruang kelas aman asap sebagai tempat perlindungan sementara bagi warga sekolah.
Selain itu, langkah mitigasi bencana karhutla ini bertujuan menjaga kesehatan guru dan murid saat kualitas udara memburuk. Pihak sekolah wajib memastikan ruang perlindungan memiliki penyekatan udara yang optimal. Hasilnya, aktivitas belajar mengajar dapat terus berlangsung secara aman tanpa mengorbankan keselamatan warga sekolah.
Sembilan Langkah Praktis Menciptakan Ruang Kelas Aman Asap
Untuk menyiapkan kelas aman asap, sekolah dapat menerapkan sembilan langkah praktis sesuai panduan resmi Kemendikdasmen. Langkah pertama adalah memastikan pintu kelas tertutup rapat dan menutup ventilasi udara dengan busa lembap. Busa tersebut dapat disemprot air secara berkala untuk menahan partikel kabut asap masuk. Di samping itu, sekolah perlu menyediakan masker cadangan, air minum, serta kotak pertolongan pertama (P3K) di dalam ruangan.
Selanjutnya, penempatan tanaman di dalam kelas membantu menjaga kualitas serta kesegaran udara. Pihak sekolah juga perlu menutup sisi dalam pintu dan jendela menggunakan tirai. Memasang kipas penyedot udara serta alat penjernih udara (air purifier) makin memaksimalkan proteksi ruang perlindungan. Terakhir, kehadiran akuarium di dalam ruangan berfungsi penting untuk menjaga kelembapan udara kelas.
Komitmen Bersama Menjaga Kesehatan Warga Sekolah
Penerapan panduan ini menjadi modal penting bagi sekolah dalam menghadapi ancaman asap kebakaran hutan dan lahan. Kemendikdasmen mengimbau seluruh satuan pendidikan di wilayah rawan karhutla untuk segera mempraktikkan petunjuk teknis tersebut. Tidak hanya itu, kolaborasi antara guru dan pengelola sekolah sangat penting agar persiapan berjalan maksimal.
Pada akhirnya, kelas aman asap memberikan jaminan perlindungan bagi kesehatan dan keselamatan anak-anak di sekolah. Dengan kesiapsiagaan yang matang, proses pembelajaran tetap terjamin walau dalam kondisi darurat bencana asap.
- Penulis: Nazwa Alfani Mulyadi

Saat ini belum ada komentar