Mahasiswa UBSI Ajak Siswa SDN Dewi Sartika CBM Cintai Indonesia lewat Pembelajaran Digital
- account_circle Anisa Julia Utami
- calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

Mahasiswa UBSI Ajak Siswa SDN Dewi Sartika CBM Cintai Indonesia lewat Pembelajaran Digital| Doc: Istimewa
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sukabumi24jam – Perkembangan teknologi yang semakin pesat mendorong dunia pendidikan untuk menghadirkan metode belajar yang lebih inovatif dan relevan dengan generasi muda. Menjawab tantangan tersebut, sembilan mahasiswa UBSI Sukabumi mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SDN Dewi Sartika CBM pada Senin (11/5).
Kegiatan bertema “Edukasi Wawasan Nusantara Berbasis Pembelajaran Digital” itu menjadi upaya mahasiswa dalam menggabungkan materi kebangsaan dengan pemanfaatan teknologi modern agar lebih mudah dipahami siswa sekolah dasar.
Tim PKM terdiri dari Anisa Julia Utami, Hafiyyah Mufaridah, Kendesi Hanum Jingga Hapsari Santoso, M. Chaydar G, M. Azriel Razki Rahman, Nasywa Sabilla, Nayshila Rahma Ramadhani, Reva Dwiyanti, serta Shaffiyah Zahra Firmansyah. Mereka memberikan edukasi interaktif mengenai keberagaman budaya, persatuan bangsa, hingga pentingnya menjaga identitas nasional di era digital.
Pendidikan Karakter Bekal Masa Depan
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut karena kegiatan itu mampu menyesuaikan sistem pembelajaran dengan perkembangan zaman. Melalui media digital, siswa lebih mudah memahami materi tentang geografis Indonesia, keberagaman budaya, dan nilai persatuan nasional.
Perwakilan Bidang Kurikulum SDN Dewi Sartika CBM mengatakan pendidikan saat ini harus mampu mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
“Sebagai guru, saya berharap anak-anak saat ini bisa mengikuti perkembangan zaman karena kami mempersiapkan mereka bukan hanya untuk hari ini, tetapi juga untuk sepuluh tahun ke depan. Apa yang dipelajari sekarang semoga membawa dampak besar bagi masa depan mereka,” ujarnya.
Menurutnya, penggunaan teknologi dalam pendidikan dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan minat belajar siswa sekaligus memperluas wawasan kebangsaan sejak usia dini.
Teknologi dan Etika Harus Berjalan Seimbang
Selain mengenalkan pembelajaran berbasis digital, mahasiswa UBSI Sukabumi juga mengingatkan pentingnya menjaga karakter, etika, dan sopan santun dalam penggunaan teknologi. Mereka menilai kecanggihan digital harus berjalan bersama penerapan nilai moral. Langkah itu membuat siswa tetap memiliki identitas kuat sebagai generasi penerus bangsa.
Pihak sekolah turut menegaskan bahwa perkembangan teknologi tidak boleh menghilangkan nilai luhur yang selama ini menjadi ciri khas pelajar Indonesia.
“Walaupun teknologi berkembang semakin canggih, saya berharap anak-anak tetap memiliki karakter, adab, dan sopan santun yang dapat mereka terapkan di mana pun berada,” tambahnya.
Melalui program PKM, mahasiswa UBSI Sukabumi mendorong siswa lebih terampil menggunakan perangkat digital. Mereka juga ingin siswa memiliki rasa cinta tanah air yang kuat sejak usia dini. Selain itu, siswa terus mengembangkan wawasan luas serta karakter positif dalam kehidupan sehari-hari. Kolaborasi perguruan tinggi dan sekolah dasar terus berjalan untuk menciptakan pendidikan modern yang tetap beretika.
- Penulis: Anisa Julia Utami
- Editor: Ina Haryani

Saat ini belum ada komentar