Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Kemendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Kemendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan

  • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumi24Jam, Jakarta — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui program Pendidikan Bermutu untuk Semua. Pada tahun 2026, Kemendikdasmen mempercepat Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan. Program ini bertujuan memperbaiki sarana dan prasarana sekolah di berbagai wilayah Indonesia.

Fokus utama program ini adalah sekolah yang berada di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), sekolah dengan tingkat kerusakan berat, serta daerah yang terdampak bencana alam. Melalui kebijakan ini, pemerintah berupaya mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah. Selain itu, pemerintah juga ingin memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh siswa.

Revitalisasi Infrastruktur Sekolah

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa fasilitas pendidikan yang memadai merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses belajar mengajar. Lingkungan sekolah yang nyaman dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Di sisi lain, kondisi tersebut juga membantu guru melaksanakan pembelajaran secara lebih efektif.

Program revitalisasi mencakup berbagai bentuk pembangunan dan perbaikan fasilitas sekolah. Kegiatan tersebut meliputi pembangunan ruang kelas baru dan rehabilitasi bangunan yang rusak. Selain itu, pemerintah menyediakan sumber air bersih dan menata lingkungan sekolah agar lebih aman, sehat, dan nyaman. Pembenahan infrastruktur ini mendukung kegiatan belajar mengajar agar berlangsung lebih optimal.

Penguatan Program Digitalisasi Pembelajaran

Selain memperbaiki fasilitas fisik sekolah, Kemendikdasmen juga memperkuat program Digitalisasi Pembelajaran. Program ini bertujuan memperluas akses teknologi pendidikan dan meningkatkan kemampuan sekolah dalam memanfaatkan perangkat digital sebagai sarana pembelajaran.

Sekolah yang menjadi sasaran program akan memperoleh pendampingan dalam penggunaan teknologi dan pengelolaan perangkat digital. Selanjutnya, sekolah juga mendapatkan dukungan dalam pengembangan materi pembelajaran yang lebih inovatif. Langkah ini membantu peserta didik mengembangkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan era digital. Dengan demikian, kualitas pembelajaran dapat meningkat secara keseluruhan.

Sistem Pengajuan Bantuan yang Lebih Transparan

Untuk mendukung efektivitas program, Kemendikdasmen menerapkan sistem pengajuan bantuan berbasis aplikasi digital terintegrasi. Melalui sistem tersebut, sekolah dapat mengajukan kebutuhan pembangunan atau perbaikan secara lebih cepat dan terukur.

Penggunaan aplikasi digital meningkatkan transparansi dalam proses penyaluran bantuan. Selain itu, sistem ini mempermudah pemantauan pelaksanaan program. Dengan demikian, pemerintah dapat menyederhanakan proses birokrasi dan menyalurkan bantuan secara lebih tepat sasaran.

Menciptakan Lingkungan Sekolah yang Aman dan Inklusif

Kemendikdasmen tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan teknologi. Namun, kementerian juga memperkuat karakter peserta didik. Pemerintah terus berupaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi.

Sekolah, orang tua, dan masyarakat bekerja sama membangun budaya positif di lingkungan pendidikan. Oleh karena itu, siswa dapat belajar dalam suasana yang lebih aman dan nyaman. Dukungan seluruh pihak juga membantu siswa tumbuh menjadi individu yang berkarakter, bertanggung jawab, dan mampu menghargai keberagaman.

Kemendikdasmen terus membangun infrastruktur pendidikan yang memadai. Selain itu, kementerian juga memperluas pemanfaatan teknologi pendidikan dan memperkuat lingkungan belajar yang inklusif. Dengan demikian, kualitas pendidikan nasional diharapkan terus meningkat. Program ini juga diharapkan mampu menciptakan generasi muda Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan menuju Indonesia Emas 2045.

  • Penulis: Nazwa Alfani Mulyadi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • war AS vs Iran

    Konflik Timur Tengah Memanas, Militer AS Alami Korban Jiwa

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Putri Indah Kirana
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam, Timur Tengah – Iran meluncurkan serangan balasan ke pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah Timur Tengah pada Minggu (2/3/2026). Dalam serangan itu, tiga anggota tentara AS tewas dan lima lainnya mengalami luka-luka. Iran menembakkan rudal dan mengerahkan drone untuk menyerang instalasi militer Amerika di kawasan tersebut. Petugas medis kini merawat lima prajurit yang terluka […]

  • Ngadem di Tengah Sawah: Wisata Alam Tenang dan Asri di Sukabumi

    Ngadem di Tengah Sawah: Wisata Alam Tenang dan Asri di Sukabumi

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam,Sukabumi — Sukabumi dikenal sebagai salah satu daerah di Jawa Barat yang memiliki keindahan alam yang masih asri dan menenangkan. Salah satu daya tarik yang banyak diminati wisatawan adalah hamparan sawah hijau yang luas dengan suasana pedesaan yang sejuk. Tempat-tempat ini sering menjadi pilihan untuk “ngadem”, melepas penat, atau sekadar menikmati ketenangan jauh dari hiruk […]

  • Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Kota Sukabumi, Puluhan Pohon Tumbang dan Rumah Rusak

    Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Kota Sukabumi, Puluhan Pohon Tumbang dan Rumah Rusak

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Rifa Firyal Zhahara
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sukabumi24Jam.com, Sukabumi – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kota Sukabumi pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Cuaca ekstrem itu memicu puluhan pohon tumbang. Angin juga merusak atap rumah di sejumlah kelurahan. BPBD Kota Sukabumi mencatat 27 kejadian hingga pukul 17.15 WIB. Sembilan titik merupakan pohon tumbang. Sebanyak 13 titik lainnya merupakan kerusakan atap […]

  • Instagram Luncurkan Komentar Foto di Reels dan Feed, Pengguna Langsung Heboh

    Instagram Luncurkan Komentar Foto di Reels dan Feed, Pengguna Langsung Heboh

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Nazwa Alfani Mulyadi
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam – Instagram kembali menghadirkan inovasi terbaru yang langsung mencuri perhatian pengguna media sosial. Platform berbagi foto dan video tersebut kini mulai meluncurkan fitur komentar foto di kolom komentar unggahan maupun Reels. Fitur baru Instagram ini mulai muncul pada pertengahan Mei 2026 di sejumlah akun pengguna dan segera menjadi topik hangat di berbagai platform digital. […]

  • Transparansi Dana Publik, LPDP Pertimbangkan Umumkan Alumni Yang Tak Tunaikan Kewajiban

    Transparansi Dana Publik, LPDP Pertimbangkan Umumkan Alumni Yang Tak Tunaikan Kewajiban

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Ayunita Triany
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sukabumi24jam, Jakarta – Polemik tanggung jawab penerima beasiswa negara kembali menjadi sorotan publik. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mempertimbangkan rencana untuk mengumumkan nama alumni yang tidak menjalankan kewajiban pengabdian di Indonesia melalui situs resminya. Wacana ini muncul setelah kasus salah satu alumni, Dwi Sasetyaningtyas, viral di media sosial pada pertengahan Februari 2026. Publik menilai ia […]

  • Rumah Pintar, Celah Besar: Ancaman Keamanan di Balik Kenyamanan IoT

    Rumah Pintar, Celah Besar: Ancaman Keamanan di Balik Kenyamanan IoT

    • calendar_month 11 jam yang lalu
    • account_circle Rifa Firyal Zhahara
    • visibility 10
    • 0Komentar

    sukabumi24jam.com – Banyak konsumen mengabaikan risiko tersembunyi di balik kemudahan mematikan lampu via perintah suara atau memantau rumah lewat kamera ponsel saat berada di luar kota; perangkat Internet of Things (IoT) seringkali justru menjadi titik terlemah dalam jaringan digital rumah tangga. Pengguna sering mengadopsi perangkat pintar seperti kamera keamanan, smart plug, dan sistem kunci pintu […]

expand_less